Berita

Ketua Umum PATPI periode 2022-2026 rof. Dr. Ir. Giyatmi, M.Si. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Kepemimpinan PATPI 2026-2030 Berkomitmen Kawal Keamanan Pangan hingga MBG

SENIN, 21 SEPTEMBER 2026 | 21:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) menyelenggarakan Kongres dan Annual Meeting PATPI 2026 di Kampus Universitas Sahid, Jakarta. Forum empat tahunan ini menjadi momentum evaluasi kinerja organisasi, penguatan arah strategis, serta estafet kepemimpinan PATPI untuk periode 2026–2030.

Kongres menetapkan Prof. Feri Kusnandar sebagai Ketua Umum PATPI periode 2026–2030, menggantikan Prof. Dr. Ir. Giyatmi, M.Si. yang telah memimpin PATPI selama periode 2022-2026. 

Kepemimpinan baru diharapkan melanjutkan konsolidasi organisasi sekaligus memperluas kontribusi PATPI bagi masyarakat, pemerintah, dunia pendidikan, riset, serta industri pangan.


“Pergantian kepengurusan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan keberlanjutan estafet pengabdian. PATPI harus semakin kuat sebagai rujukan ilmiah bagi masyarakat, pemerintah/regulator, dan industri,” kata Ketua Umum PATPI periode 2022-2026, Prof. Giyatmi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 21 September 2026.

Dalam empat tahun terakhir, PATPI memperkuat jaringan organisasi yang kini mencakup lebih dari 30 cabang dan lebih dari 1.100 anggota aktif di seluruh Indonesia. 

Penguatan kelembagaan dilaksanakan melalui konsolidasi cabang, penyempurnaan tata kelola, pengembangan Sistem Informasi Anggota, dukungan terhadap kegiatan cabang, serta pemberian PATPI Award untuk para anggota (Kategori Academic Achievement, Invensi Inovasi, dan Young Scientist), PATPI Cabang Award dan Anugerah Produk Pangan Unggulan Mitra PATPI Cabang (Kategori Inovatif, Keberlanjutan, & Warisan Budaya).

Pada bidang keprofesian, PATPI mulai membangun fondasi uji kompetensi Sarjana Teknologi Pangan. Uji coba yang dilaksanakan pada 5 September 2026 diikuti 228 mahasiswa dari 23 program studi Teknologi Pangan dan program studi sejenis. 

Langkah ini diarahkan untuk memperkuat pengakuan kompetensi lulusan serta meningkatkan kesiapan sumber daya manusia menghadapi kebutuhan industri dan sistem pangan yang terus berkembang.

PATPI juga mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education, mendukung pembentukan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP), memperkuat kualitas jurnal ilmiah, serta membuka ruang bagi generasi muda melalui kompetisi riset mahasiswa, pengembangan produk pangan, dan Food Quiz Bowl.

Di bidang diseminasi pengetahuan, PATPI menerbitkan dan memfasilitasi berbagai buku teknologi pangan, termasuk Kamus Istilah Ilmu dan Teknologi Pangan, buku Perancangan Kurikulum OBE Bidang Ilmu dan Teknologi Pangan, serta peluncuran 15 judul buku karya anggota pada Annual Meeting PATPI 2026. 

Jejaring nasional dan internasional juga diperluas melalui kemitraan dengan lembaga pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, asosiasi industri, UMKM, serta forum IUFoST, IAFoST, FIFSTA, dan Food Innovation Asia Conference.

Kongres menegaskan bahwa organisasi profesi tidak boleh berhenti pada kegiatan internal. PATPI perlu hadir ketika bangsa membutuhkan ilmu dan teknologi pangan, terutama dalam menjawab isu keamanan pangan, ketahanan pangan, diversifikasi pangan lokal, pangan fungsional, reformulasi produk, serta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Prof. Giyatmi, skala besar program MBG membutuhkan kontribusi ahli teknologi pangan agar makanan yang disediakan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga aman, bermutu, dapat diproduksi secara konsisten, terjangkau, serta membuka ruang bagi pangan lokal dan pelaku UMKM.

PATPI juga menyerukan pendekatan yang jernih, proporsional, dan berbasis bukti dalam perdebatan mengenai ultra-processed food (UPF). Masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua pangan yang mengalami pengolahan otomatis buruk. Penilaian harus mempertimbangkan komposisi, nilai gizi, tingkat dan tujuan pengolahan, keamanan, porsi dan frekuensi konsumsi, serta pola makan secara keseluruhan.

Kepada kepengurusan baru, Prof. Giyatmi menitipkan lima agenda penting: memperkuat cabang, merangkul generasi muda, mempererat hubungan dengan perguruan tinggi dan pusat riset, membangun kemitraan dengan industri besar maupun UMKM, serta meningkatkan kiprah PATPI di tingkat ASEAN dan dunia. Kemitraan dengan pemerintah dan regulator juga perlu diperkuat dengan tetap menjaga independensi keilmuan organisasi.

Dengan kepemimpinan Prof. Feri Kusnandar, PATPI diharapkan semakin inklusif, profesional, adaptif, berintegritas, dan berdampak--menjadi rumah bersama ahli teknologi pangan Indonesia, tempat ilmu pengetahuan bertemu dengan kebutuhan masyarakat untuk membangun masa depan pangan Indonesia yang lebih baik.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya