Berita

Gedung Bank Indonesia (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Rupiah Kembali Lesu Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Diprediksi Kerek Suku Bunga

SENIN, 21 SEPTEMBER 2026 | 20:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) diprediksi kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis point (bps) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pekan ini, Rabu 23 September 2026.

Prediksi tersebut mencuat di tengah nilai tukar Rupiah yang kembali mendekati level Rp17.900 per Dolar AS, sementara harga minyak dunia masih bertahan di atas 100 Dolar AS per barel akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

“Pasar akan mencermati keputusan Bank Indonesia di tengah dinamika nilai tukar Rupiah, inflasi, serta kebijakan bank sentral global yang terfragmentasi,” kata pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi di Jakarta pada Senin, 21 September 2026.


Menurutnya, sebagian bank sentral masih mengambil sikap hawkish, sementara sebagian lainnya masih memiliki ruang pelonggaran dengan mempertahankan posisi suku bunga acuannya.

Namun, dengan melihat kondisi inflasi global yang masih tinggi, Ibrahim memperkirakan BI berpotensi kembali menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 bps pada rapat yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.

“Melihat situasi inflasi global yang tinggi, kemungkinan Gubernur Bank Indonesia dalam rapat di hari Rabu (23 September) akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps,” jelasnya.

Ibrahim juga menyinggung pernyataan Gubernur BI Destry Damayanti yang sebelumnya menyebut tingkat suku bunga Indonesia saat ini sudah cukup tinggi, Karena BI sudah menaikkan 100 basis point.

Meski demikian, kondisi kebijakan moneter global dinilai turut menjadi pertimbangan. Ibrahim menyebut langkah bank sentral Amerika Serikat atau The Fed yang menaikkan suku bunga sebesar 25 bps dapat membuka peluang bagi BI untuk mengambil langkah serupa.

“Saya melihat dalam kondisi saat ini, kondisi Bank Sentral Amerika sudah menaikkan suku bunga 25 basis point, ada kemungkinan besar Bank Indonesia dalam pertemuan di minggu ini,” tandasnya.

Untuk diketahui saat ini suku bunga BI di level 5,75 persen. Sementara suku bunga deposit facility sebesar 4,75 persen dan lending facility di level 6,5 persen.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya