Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: X)

Global

Partai Putin Diprediksi Kembali Kuasai Mayoritas Duma Rusia

SENIN, 21 SEPTEMBER 2026 | 14:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Partai pengusung Presiden Rusia Vladimir Putin yakni United Russia, diprediksi kembali menguasai mayoritas kursi Duma Negara setelah unggul dalam penghitungan sementara pemilu parlemen yang berlangsung selama tiga hari.

Berdasarkan hasil sementara, Senin, 21 September 2026, United Russia meraih 57,5 persen suara setelah lebih dari 71 persen surat suara dihitung. 

Partai Komunis berada di posisi kedua dengan 14 persen, disusul Partai Liberal Demokrat Rusia (LDPR) dengan 8,7 persen. 


Komisi Pemilihan Umum Pusat Rusia menyatakan penghitungan final belum akan selesai hingga Jumat, 25 September.

TASS memproyeksikan United Russia akan mempertahankan sedikitnya dua pertiga dari 450 kursi Duma Negara. 

Perolehan tersebut memberikan partai itu jumlah kursi yang cukup untuk mengamendemen konstitusi. Dalam pemilu parlemen sebelumnya pada 2021, United Russia memenangkan 324 kursi.

Pemilu kali ini merupakan pemilihan parlemen pertama sejak Moskow melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022. 

Presiden Putin tidak ikut dalam pemungutan suara karena masih menjabat sebagai presiden. 

Menjelang pemilu, Putin menyebut hasilnya akan menunjukkan dukungan masyarakat terhadap pasukan Rusia.

“Pilihan dan tekad Anda akan sekali lagi menunjukkan bahwa jutaan orang mendukung para pejuang kita dan bahwa kita berdiri bersama, dipersatukan oleh nilai-nilai bersama, ingatan sejarah kita, dan cinta kepada Tanah Air kita,” kata Putin dalam pidato yang disiarkan televisi.

Pemilu berlangsung tanpa partai nasional utama yang secara terbuka menentang perang. 

Mahkamah Agung Rusia sebelumnya melarang Yabloko, satu-satunya partai anti-perang yang terdaftar, mengikuti pemilu melalui daftar partai federal. 

Yabloko juga melaporkan adanya tekanan terhadap kandidat dan pengawasnya, termasuk seorang pengawas di St. Petersburg yang disebut kehilangan kesadaran ketika ditahan di tempat pemungutan suara.

Pada saat yang sama, hari terakhir pemungutan suara bertepatan dengan salah satu serangan drone Ukraina terbesar ke Moskow sejak awal perang. 

Pejabat Rusia menyebut lebih dari 1.900 drone diluncurkan, sementara Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan sekitar 1.600 drone terlibat dan sekitar 450 diarahkan ke ibu kota.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Pusat Ella Pamfilova juga melaporkan lebih dari 1.000 gelombang serangan DDoS terhadap infrastruktur yang secara khusus digunakan dalam proses pemilu.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya