Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: Kemenag RI)

Nusantara

Menag Lantik Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren Pertama

SELASA, 15 SEPTEMBER 2026 | 13:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama memasuki babak baru dalam pengelolaan pesantren.

Menteri Agama Nasaruddin Umar melantik Basnang Said sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren pertama, Selasa, 15 September 2026, setelah Ditjen Pesantren resmi berdiri sebagai unit kerja tersendiri di Kementerian Agama.

Pelantikan berlangsung di Operation Room Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta. Sebelumnya, Basnang berada dalam lingkup Ditjen Pendidikan Islam. Kini, Ditjen Pesantren berdiri sendiri sebagai satuan kerja setingkat eselon I.


Pembentukan Ditjen Pesantren mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 152 Tahun 2024 tentang Kementerian Agama yang diterbitkan pada 27 Maret 2026. Ketentuan tersebut kemudian diperkuat melalui Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2026 yang diterbitkan pada 4 Agustus 2026.

Penetapan Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 114/TPA Tahun 2026 yang ditetapkan pada 10 September 2026.

Menag meminta Basnang segera menata tata kelola Ditjen Pesantren, membangun koordinasi dengan jajaran pimpinan, serta memperkuat komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan pesantren.

Menurut Nasaruddin, pengelolaan pesantren tidak dapat dilakukan sendiri karena melibatkan banyak pihak, termasuk unsur-unsur yang selama ini menangani pesantren di daerah. Karena itu, ia meminta Ditjen Pesantren menunjukkan hasil nyata sejak awal masa kerja, terutama dalam 100 hari pertama.

"Dalam tempo 100 hari pondok pesantren ini ada kejutan-kejutan positif yang Anda bisa lakukan, dan orang bisa merasakan, 'Oh ini bedanya dulu dan sekarang'," ujar Nasaruddin.

Selain Dirjen Pesantren, Menag juga melantik empat pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA. dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya untuk masa jabatan 2026-2030. Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag. menjadi Rektor UIN Sultan Amai Gorontalo hingga 12 November 2029.

Selanjutnya, Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag. dilantik sebagai Rektor UIN Kendari dan Dr. Li. Edi Ramawijaya Putra, M.Pd. sebagai Rektor Institut Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang.

Kepada para rektor, Nasaruddin memberikan arahan sesuai dengan perkembangan masing-masing kampus. Untuk UIN Sunan Ampel Surabaya, ia menekankan pentingnya integrasi dan kelanjutan pengembangan Fakultas Kedokteran serta rumah sakit yang terkait dengan universitas.

Sementara itu, UIN Sultan Amai Gorontalo dan UIN Kendari diminta memanfaatkan peluang pengembangan program studi serta memperkuat tata kelola perguruan tinggi setelah berubah status menjadi universitas. Adapun Institut Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang diarahkan mengembangkan program studi sekaligus memperluas jejaring dengan berbagai pihak.

Pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya tugas Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren pertama dan empat pimpinan baru PTKN di lingkungan Kementerian Agama.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya