Berita

Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median), Rico Marbun. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Bursa Capres 2029 RMOL Tunjukan Asimetri Kekuatan

AHY-Cak Imin-Gibran Punya PR
SENIN, 14 SEPTEMBER 2026 | 17:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bursa calon presiden (capres) 2029 yang dikeluarkan RMOL, dianggap tengah menunjukkan kondisi gamblang dinamika politik saat ini yang cenderung dikuasai oleh sejumlah elite populer di masyarakat.

Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median), Rico Marbun menilai, kurang tepat jika persepsi publik menganggap Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 masih lama, jika mengacu pada tahapan waktu yang merujuk Undang-Undang Pemilihan Umum (UU Pemilu nomor 7 tahun 2017).

"Pilpres akan berlangsung Februari 2029, artinya itu hanya 2 tahun 5 bulan lagi," kata dia kepada RMOL, Senin, 14 September 2026.


Menurutnya, calon kandidat Pilpres 2029 wajarnya mulai mengenalkan diri sedari sekarang, mengingat cakupan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berupa kepulauan dan sangat luas serta banyak.

"Bayangkan negara sebesar Indonesia, (ada) 38 provinsi dan 514 kota/kabupaten, rasanya perlu hampir 2 tahun untuk bisa datang ke seluruh kota/kabupaten. Jadi 2 tahun 5 bulan itu tak lama," kata Rico.

"Saat ini tepat untuk babak penyisihan menuju final di 2029. Untuk bursa capres seperti yang dipetakan RMOL, memang terjadi asimetri kekuatan," sambungnya.

Terlebih dari nama-nama yang muncul di bursa capres RMOL, terdapat gap antara alite politik dalam hal popularitas dan elektabilitas, sehingga memerlukan upaya lebih dari yang akan bersaing dengan kandidat yang kini telah moncer.

"Prabowo, Dedi Mulyadi, dan Anies Baswedan memiliki elektabilitas yang jauh tinggi meninggalkan AHY, Cak Imin dan Gibran," demikian Rico.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya