Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Tembus 107 Dolar AS

SENIN, 14 SEPTEMBER 2026 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali melonjak di tengah kekhawatiran terhadap pasokan global. Sentimen tersebut menguat setelah Arab Saudi menutup sementara salah satu jalur pipa minyak utamanya yang terdampak serangan drone.

Dikutip dari CNBC International, Senin 14 September 2026, minyak mentah Brent yang menjadi patokan harga minyak dunia menguat 3,1 persen menjadi 107,87 Dolar AS per barel.

Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak berjangka naik 2,8 persen menjadi 102,87 Dolar AS per barel. 


Kenaikan harga minyak terjadi setelah serangan drone yang diluncurkan dari Irak merusak pipa Timur-Barat Arab Saudi pada Kamis. Pemerintah Arab Saudi kemudian menutup sementara jalur tersebut sebagai langkah pencegahan.

Hingga kini, Riyadh belum mengungkap tingkat kerusakan maupun waktu pengoperasian kembali pipa tersebut.

Pipa Timur-Barat memiliki kapasitas sekitar 7 juta barel minyak per hari. Jalur ini menjadi infrastruktur penting bagi Arab Saudi karena memungkinkan pengiriman sebagian minyak dari kawasan Teluk dialihkan menuju terminal ekspor di pantai Laut Merah tanpa harus melewati Selat Hormuz.

Gangguan terhadap jalur tersebut menjadi perhatian pasar karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia. Ketegangan di kawasan juga masih tinggi setelah sebuah kapal tanker kembali diserang pada Minggu dan mengalami kebakaran hebat.

Situasi geopolitik semakin rumit setelah pertemuan diplomatik antara Iran dan sejumlah negara Teluk Arab yang sedianya digelar di Oman pada Senin ditunda.

Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi mengatakan penundaan tersebut dilakukan untuk memberikan ruang bagi tercapainya konsensus. Oman sekaligus menegaskan komitmennya terhadap dialog dan stabilitas kawasan.

Sebelumnya, Arab Saudi mengandalkan pipa Timur-Barat untuk mengurangi dampak gangguan pasokan akibat konflik di sekitar Iran dan Selat Hormuz. CEO Saudi Aramco Amin Nasser bahkan menyebut jalur tersebut memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasar minyak.

Tekanan terhadap pasokan minyak Arab Saudi juga meningkat setelah kelompok yang bersekutu dengan Iran melancarkan sejumlah serangan dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut membuat pasar minyak semakin sensitif terhadap setiap gangguan baru, baik terhadap produksi maupun jalur distribusi minyak dari kawasan Timur Tengah.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya