Berita

Gunung Merapi. (Foto: RMOLJateng)

Nusantara

Masih Berstatus Siaga, Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar

SENIN, 14 SEPTEMBER 2026 | 05:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aktivitas Gunung Merapi terus menunjukkan peningkatan. Pengamatan terbaru mencatat aktivitas penuh selama 24 jam pada Minggu, 13 September 2026, mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB. BPPTKG masih menetapkan Status Level III Siaga.

Penyusun laporan pemantauan BPPTKG, Suratno dan Yulianto, melaporkan ancaman serius dari pergerakan lava pijar sepanjang periode pengamatan satu hari penuh tersebut.

Petugas mengamati terjadi 17 kali guguran lava ke arah Barat Daya. Luncuran lava melintasi alur Kali Sat, Kali Putih, dan Kali Krasak. Jarak luncur maksimum guguran tersebut mencapai 2.000 meter dari puncak.


"Potensi bahaya dari guguran lava ini sangat tinggi. Data pemantauan memastikan suplai magma di dalam perut gunung masih terus berlangsung," tulis Yulianto dalam laporannya, dikutip Senin, 14 September 2026.

Aktivitas ini dapat memicu terjadinya awan panas guguran sewaktu-waktu di dalam daerah bahaya.

Aktivitas kegempaan Merapi juga didominasi oleh gempa guguran selama 24 jam pemantauan. Petugas mencatat 88 kali gempa guguran dengan amplitudo 2 hingga 41 milimeter. Durasi gempa berlangsung antara 31,51 hingga 187,74 detik.

Selain itu, terjadi 59 kali gempa Hybrid atau Fase Banyak. Amplitudo gempa ini berkisar 2 hingga 43 milimeter dengan jeda waktu S-P 0,2 hingga 0,8 detik dan durasi 8,13 hingga 53,7 detik. Terdata pula 1 kali gempa Tektonik Jauh beramplitudo 4 milimeter berdurasi 87,11 detik.

Cuaca di sekitar area gunung dipantau berawan hingga mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara berada pada rentang 17,8 hingga 28 derajat Celsius. Kelembaban udara berada di angka 34,9 hingga 79 persen. Tekanan udara terukur antara 874,2 hingga 919,1 mmHg.

Visual puncak gunung selama periode jam pengamatan terlihat jelas hingga tertutup kabut skala 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tinggi. Ketinggian asap membumbung 25 hingga 200 meter di atas puncak.

Sektor selatan hingga barat daya menjadi kawasan paling rawan. Sungai Boyong berbahaya hingga jarak 5 kilometer. Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng rawan dilintasi awan panas hingga jarak 7 kilometer.

Pada sektor tenggara, potensi bahaya mengancam Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol sejauh 5 kilometer. Jika terjadi erupsi eksplosif, lontaran material vulkanik diperkirakan sanggup menjangkau radius 3 kilometer.

Ancaman bahaya lahar dingin dan awan panas guguran meningkat drastis saat hujan turun di seputar puncak Merapi. Masyarakat juga diminta mengantisipasi potensi gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.


Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya