Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Dunia

Menolak Didikte, Prabowo Dorong Anggota BRICS Jadi Lebih Tangguh

MINGGU, 13 SEPTEMBER 2026 | 10:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya persatuan negara-negara Global South untuk memperkuat posisi dan kepentingan bersama di tengah dinamika tatanan dunia.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya di KTT BRICS, New Delhi, India, Sabtu, 12 September 2026.

Pada kesempatan itu, Prabowo mendorong negara-negara anggota BRICS memperkuat ketangguhan dan kemandirian nasional agar tidak mudah didikte oleh kekuatan mana pun.

"Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri. Kami tidak ingin didikte oleh satu atau dua kekuatan mana pun. Kita harus tangguh agar benar-benar menjadi bangsa yang mandiri,” tegasnya.

"Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri. Kami tidak ingin didikte oleh satu atau dua kekuatan mana pun. Kita harus tangguh agar benar-benar menjadi bangsa yang mandiri,” tegasnya.

Menurut Prabowo, fondasi dari ketangguhan itu dimulai dari kemampuan memenuhi kebutuhan pangan rakyat, menjamin pasokan energi, mendidik generasi muda, hingga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk hidup sejahtera. 

Karena itu, BRICS didorong untuk terus memperkuat kerja sama di sektor-sektor yang berdampak langsung terhadap ketangguhan negara anggotanya, salah satunya energi. 

“Kami sedang menghubungkan sistem energi dan memperkuat ketahanan energi di seluruh kawasan kami demi menggerakkan ekonomi dan membangun ketangguhan jangka panjang,” kata Prabowo.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya