Berita

Pekerja pengolahan tuna di Bitung, Sulawesi Utara. (Foto: Bisnesia)

Bisnis

Mutu Perikanan Terus Digenjot, Ekspor Tembus Angka Fantastis

MINGGU, 13 SEPTEMBER 2026 | 01:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Kelautan dan Perikanan merilis volume ekspor produk perikanan periode Januari-Juni 2026 mencapai 566,25 ribu ton senilai 3 miliar Dolar AS. Kualitas layanan sertifikasi mutu pun terus ditingkatkan untuk menjamin produk perikanan Indonesia diserap pasar ekspor. 

“Nilainya diperkirakan Rp52,6 Triliun dengan 10 produk unggulan diantaranya udang vaname, rumput laut, tuna, sarden, tenggiri, cakalang, cumi-sotong-gurita, carrageenan, kerapu dan kepiting-rajungan,” tutur Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) Ishartini  dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.

Ia menerangkan, Badan Mutu KKP menerapkan sertifikasi mutu dari hulu sampai hilir dengan standar internasional, sehingga kualitas dan keamanan hasil perikanan Indonesia diakui oleh otoritas negara tujuan ekspor.


Produk perikanan Indonesia saat ini dapat ditemukan di 152 negara, diantaranya Negara anggota EFTA (Norwegia, Iceland, Liechtenstein, dan Switzerland), Asia, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan dan Tengah, Eropa Timur, EEU (Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan dan Russia), Semenanjung Arab dan Timur Tengah, Australia dan New Zealand, Negara di Pasifik, serta Inggris.

"Sampai dengan akhir semester 1 tahun ini jumlah perusahaan perikanan yang lolos sertifikasi mutu KKP dan telah melakukan kegiatan ekspor sebanyak 1162 unit, terdiri dari 900 unit pengolah, 229 unit pengekspor ikan hidup serta 33 unit produksi benih ikan,” bebernya.

Diakuinya, keberhasilan kinerja ekspor produk perikanan pun berdampak signifikan bagi perekonomian daerah, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Di Sumatera Utara contohnya, nilai ekspor perikanan semester I mencapai Rp115,5 miliar dengan produk unggulan Shrimp Paste, Frozen Octopus, Krill/Udang Kering, Frozen Squid, Frozen Cuttle Fish, Ikan Kembung, Udang Putih, Frozen Croaker Fish, Frozen Eel serta Frozen Black Tiger Shrimp. Negara tujuan ekspornya yakni Malaysia, Tiongkok, Thailand, Mesir, Hong Kong, Taiwan, dan Vietnam.

"Ekspor ikan juga menyerap tenaga kerja contohnya di Provinsi Sulawesi Selatan UPT Badan Mutu berhasil membawa 144 UPI lokal ekspor ke 46 negara dan menyerap tenaga kerja 8389 orang dengan frekuensi ekspor sepanjang Januari - Agustus 2026 sebanyak 8540 kali shipment,” tukasnya

Ishartini menegaskan bahwa sertifikasi mutu yang dilaksanakan oleh KKP bersifat gratis dan pendaftarannya dilakukan secara online. Bagi masyarakat, pelaku usaha maupun UMKM yang ingin mendapatkan informasi seputar ekspor ikan dan sertifikasi mutu dapat langsung menghubungi PPID Badan Mutu KKP di website ppid.kkp.go.id dan email bppmhkp@kkp.go.id atau media sosial resmi BPPMHKP.

“Badan Mutu memiliki 46 unit pelaksana teknis tersebar di seluruh Indonesia, yang siap mengeksekusi penerapan quality assurance (QA) di sepanjang rantai produksi hingga membuat perusahaan siap ekspor,” pungkasnya.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya