Berita

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Prajurit TNI AU Diduga Tewas Dianiaya Senior, DPR Desak Tindak Tegas Pelaku

MINGGU, 13 SEPTEMBER 2026 | 00:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kasus meninggalnya anggota TNI Angkatan Udara, Serda Ahmad Muzammil Farisa, yang diduga mengalami penganiayaan oleh empat anggota TNI AU lainnya di Mess Psikologi Galaksi, Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, disorot Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin.

TB Hasanuddin menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tersebut dan menilai segala bentuk kekerasan yang berkaitan dengan senioritas di lingkungan TNI harus dihentikan.

“Tradisi buruk berupa tindakan kekerasan yang dilakukan oleh senior, komandan, atasan maupun senior atasan di lingkungan TNI harus segera dihilangkan,” kata TB Hasanuddin kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.


Menurutnya, prajurit TNI dipersiapkan untuk menjalankan tugas pertahanan dan menghadapi berbagai situasi di medan tugas. Karena itu, selain kemampuan menjalankan komando dan perintah, prajurit membutuhkan kerja sama dan kekompakan yang kuat.

“Sebagai prajurit, seseorang dipersiapkan untuk bertempur. Karena itu, yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan menjalankan komando dan perintah, tetapi juga kerja sama yang baik antarprajurit,” ujarnya.

TB Hasanuddin menekankan pentingnya membangun hubungan yang sehat dan saling menghargai di antara prajurit. Lanjut dia, suasana yang penuh ketegangan dapat berpotensi memicu tindakan kekerasan yang berujung pada kejadian fatal.

“Di lapangan diperlukan keakraban dan hubungan yang baik satu sama lain, bukan ketegangan yang justru dapat memicu tindakan kekerasan, seperti pemukulan hingga menyebabkan kematian,” kata Legislator PDIP ini.

Legislator PDIP ini juga meminta para komandan di setiap tingkatan, mulai dari komandan peleton hingga komandan kompi, untuk memahami kondisi dan kehidupan prajurit yang berada di bawah tanggung jawabnya.

“Para komandan, baik komandan peleton maupun komandan kompi, harus memperhatikan dan memahami kehidupan prajurit di lapangan. Hubungan antara komandan dan bawahan harus dibangun dengan baik sehingga tercipta lingkungan yang sehat dan saling menghargai,” jelasnya.

Terkait kasus meninggalnya Serda Ahmad Muzammil, TB Hasanuddin meminta proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan transparan untuk mengungkap penyebab serta rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi.

Masih kata dia, langkah tersebut penting agar kasus serupa tidak kembali terjadi dan setiap tindakan yang terbukti melanggar aturan dapat dipertanggungjawabkan.

“TNI AU perlu melakukan penyelidikan secara mendalam untuk mengetahui secara jelas apa yang sebenarnya terjadi,” tegasnya.

TB Hasanuddin juga meminta agar apabila dalam penyelidikan ditemukan adanya unsur pelanggaran atau tindak kekerasan yang dilakukan oleh personel TNI, maka pelakunya diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pelaku harus ditindak tegas dan dihukum seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar memberikan efek jera kepada yang lain,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana mengatakan peristiwa itu tengah ditangani oleh Pusat Polisi Militer Angkatan Udara.

"Benar dan saat ini dalam proses pemeriksaan dari POM AU terkait hal tersebut," kata Nyoman saat dihubungi, Kamis, 10 September 2026.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya