Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, menilai ancaman tersebut menunjukkan bahwa bencana kini tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menjadi ancaman sistemik akibat akumulasi perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan ketimpangan sosial.
“Kita harus ingat bahwa every day counts. Menunda mitigasi risiko bencana hari ini berarti menumpuk korban jiwa di masa depan,” ujar Yuliot di Jakarta, dikutip Sabtu, 12 September 2026.
Populer
Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55
Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10
Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02
Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30
Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28
UPDATE
Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18
Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10
Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00
Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45
Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39
Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29
Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08
Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04
Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47
Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41