Berita

Polda Banten memastikan status kepemilikam life jacket yang ditemukan saat operasi pencarian terhadap rombongan awak kapal dan wartawan yang hingga saat ini masih mengalami lost contact di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda (Foto: Polda Banten)

Nusantara

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

SABTU, 12 SEPTEMBER 2026 | 11:10 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemilik kapal memastikan life jacket yang ditemukan dalam operasi pencarian rombongan awak kapal dan wartawan yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, bukan milik kapal Arupadatu 1.

Pemilik kapal, Sandi, menjelaskan life jacket tersebut berbeda dengan perlengkapan keselamatan yang digunakan di Arupadatu 1. Kepastian itu diperoleh setelah membandingkan objek yang ditemukan dengan perlengkapan yang terdapat di kapal Arupadatu 2.

“Life jacket yang ditemukan tim bukan milik kapal Arupadatu 1 karena berbeda dengan yang saya miliki. Saya mengambil pembanding dari perlengkapan yang ada di Arupadatu 2. Perbedaannya terlihat dari bagian resleting, grip, maupun bahannya, dapat dipastikan bahwa objek life jacket yang ditemukan tersebut tidak berkaitan dengan perlengkapan yang berada di speedboat Arupadatu 1 yang dilaporkan hilang kontak,” kata Sandi dalam keterangan resmi pada Jumat, 11 September 2026.


Sementara itu, Kabiddokkes Polda Banten Kombes I Gusti Gede Dharma Arimbawa mengatakan pihaknya terus melakukan proses antemortem untuk memastikan identitas apabila nantinya ditemukan korban dalam operasi pencarian.

“Dalam penanganan korban bencana, proses identifikasi dilakukan melalui beberapa tahapan, antara lain pemeriksaan tempat kejadian perkara, pengumpulan data antemortem, pemeriksaan postmortem, serta rekonsiliasi. Untuk proses antemortem, kami telah mendapatkan delapan data dari keluarga korban. Data tersebut nantinya akan dicocokkan dengan data postmortem apabila ditemukan korban. Apabila data antemortem dan postmortem telah sesuai atau matching, barulah dapat dinyatakan identitas korban,” jelasnya.

Di akhir, Kabidhumas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya