Berita

SPBU Pertamina Patra Niaga. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Bahlil Janjikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Meski ICP Meroket

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 18:37 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dipastikan tidak mengalami kenaikan meski harga minyak dunia melonjak dan Indonesian Crude Price (ICP) telah menembus 106-108 dolar AS per barel.

Jani tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Keputusan mempertahankan harga BBM subsidi diambil untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah. Konsekuensinya, pemerintah harus menambah anggaran subsidi.

“Pemerintah sampai dengan hari ini memutuskan untuk tetap menjaga harga minyak subsidi tidak ada kenaikan. Memang ini adalah sesuatu yang tidak ringan,” kata Bahlil di Kementerian ESDM Jakarta, Jumat, 11 September 2026.


Menurut Bahlil, lonjakan harga minyak dunia membuat kebijakan mempertahankan harga BBM subsidi menjadi tambahan beban bagi anggaran negara. Namun, pemerintah tetap menempatkan perlindungan daya beli masyarakat sebagai prioritas.

“Menambah anggaran subsidi itu bagian daripada langkah yang kita lakukan,” tegasnya.

Bahlil menjelaskan, posisi ICP yang kini berada di kisaran 106-108 Dolar AS per barel belum mencerminkan rata-rata harga minyak sepanjang tahun berjalan.

“Sekarang rata-rata ICP sekalipun sekarang sudah menjadi 106-108 Dolar per barel, tapi rata-rata ICP dari Januari sampai dengan bulan September sekarang itu kurang lebih di angka sekitar 85-90 Dolar,” jelasnya.

Dengan pertimbangan tersebut, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap dipertahankan meski tekanan harga minyak dunia terus meningkat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya