Berita

Gedung Kemlu Maroko (Foto: Istimewa)

Dunia

Moroko Menolak Jadi Kambing Hitam dalam Konflik Politik Spanyol

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 18:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Moroko menegaskan tidak ingin dijadikan pion maupun kambing hitam dalam kepentingan politik domestik Spanyol. 

Penegasan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Maroko, dalam pernyataan resmi, dikutip Jumat, 11 September 2026.

Terkait isu migrasi, Moroko menyatakan kerja sama dengan Spanyol selama ini berlangsung terkoordinasi dan efektif. 


Namun, insiden yang terjadi pada Juli lalu dinilai perlu diselidiki secara menyeluruh untuk mengetahui situasi sebenarnya, mengidentifikasi kemungkinan campur tangan dan manipulasi, serta memastikan peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Moroko juga menyesalkan masih adanya kalangan politik dan media Spanyol yang dinilai mengeksploitasi Kerajaan untuk kepentingan politik domestik. 

"Mengapa terus melayangkan tuduhan terhadap Maroko padahal tidak ada bukti, fakta, atau laporan yang membuktikan keterlibatan pihak berwenang Maroko? Mengapa migran ilegal tidak dipulangkan, padahal pemerintah Maroko secara resmi telah berkomitmen untuk menerima mereka kembali?" demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Moroko.

Rabat menilai eskalasi yang tidak masuk akal dan populis justru mengalahkan akal sehat. 

"Kerajaan Maroko menolak untuk dijadikan pion politik menjelang pemilu, dan tidak akan menerima menjadi kambing hitam dalam upaya balas dendam politik," tegasnya.

Kementerian mengatakan, Moroko secara berdaulat memilih membangun hubungan dengan Spanyol berdasarkan prinsip bertetangga secara baik, pemahaman politik, kemitraan ekonomi, dan kerja sama keamanan. 

Pendekatan tersebut mencapai bentuk paling kuat melalui Deklarasi Bersama 7 April 2022 setelah pertemuan Raja Mohammed VI dan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez.

"Deklarasi ini, sebagaimana diingatkan dalam pernyataan tersebut, menandai fase baru dalam hubungan kedua negara, yang didasarkan pada prinsip-prinsip mendasar berupa saling menghormati, saling percaya, dialog berkelanjutan, dan aspirasi untuk menjalin kemitraan yang saling menguntungkan," kata Kementerian.

Pendekatan itu juga disebut berhasil memperkuat berbagai bidang kerja sama sekaligus mengelola perbedaan secara tenang dan saling menghormati.

Di bidang ekonomi, Spanyol kini menjadi mitra ekonomi utama Moroko, sementara Moroko merupakan mitra dagang terbesar kedua Spanyol di luar Uni Eropa. 

Kerja sama keamanan juga disebut telah menghasilkan capaian nyata, termasuk penyelamatan nyawa serta pembongkaran jaringan teroris dan kriminal, meski dalam sejumlah operasi aparat Moroko mengalami korban jiwa dan kerusakan properti.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya