Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: White House)

Dunia

AS Tolak Permintaan Saudi untuk Serang Houthi di Yaman

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 16:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Amerika Serikat (AS) menolak permintaan Arab Saudi untuk melancarkan serangan militer langsung terhadap Houthi di Yaman setelah kelompok militer tersebut merebut kota pesisir strategis Mokha. 

Penolakan itu terjadi ketika Houthi terus bergerak menuju Selat Bab al-Mandeb, jalur pelayaran penting yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.

Mengutip laporan Axios, Jumat, 11 September 2026, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menghubungi Presiden AS Donald Trump sebanyak dua kali dalam waktu berdekatan.


Dalam komunikasi pertama, Mohammed bin Salman menyampaikan mengenai mundurnya pasukan Yaman yang menjadi sekutu Riyadh. 

Beberapa jam kemudian, ia kembali menghubungi Trump untuk secara resmi meminta intervensi militer langsung melalui operasi udara.

Namun, Trump menolak permintaan tersebut. Sumber yang mengetahui persoalan itu mengatakan Trump memilih mempertahankan fokus strategis AS terhadap Iran dan Selat Hormuz, serta menghindari pembukaan medan pertempuran baru di Yaman.

Meski menolak serangan udara langsung, Gedung Putih menyetujui pemberian bantuan non-kinetik kepada Saudi. Washington mengizinkan transfer informasi intelijen yang dapat ditindaklanjuti dan data penargetan untuk membantu pasukan Saudi. 

Bantuan tersebut melengkapi sekitar 200 personel militer AS yang ditempatkan di kerajaan untuk menjalankan tugas penasihat dan penghubung.

Pada Kamis, 10 September 2026, Washington juga mengirim Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Laksamana Brad Cooper ke Saudi untuk melakukan konsultasi dengan pejabat senior pertahanan kerajaan. 

Perkembangan ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Riyadh dan kelompok Houthi.

Dalam sidang Dewan Keamanan PBB pada Kamis, Duta Besar Saudi Abdulaziz Alwasil memperingatkan bahwa kerajaan akan mengambil semua tindakan yang diperlukan setelah serangan Houthi awal pekan ini terhadap sejumlah lokasi sipil di kota-kota bagian selatan Saudi yang menyebabkan 73 orang terluka.

Penguasaan Mokha dan wilayah pesisir di sekitarnya memiliki arti strategis karena lokasinya berada dekat Selat Bab al-Mandeb. 

Yaman sendiri kembali mengalami eskalasi militer antara pasukan pemerintah dan Houthi sejak awal Juli, setelah relatif tenang selama bertahun-tahun menyusul gencatan senjata yang dimulai pada April 2022.

Houthi menguasai ibu kota Sanaa serta sebagian besar wilayah utara dan barat Yaman sejak September 2014, sementara pemerintah dan pasukan sekutunya mengendalikan wilayah selatan dan timur. 

Sejak Maret 2015, Saudi memimpin koalisi yang mendukung pemerintah Yaman dalam menghadapi Houthi yang dituduh mendapat dukungan dari Iran.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya