Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Kremlin)

Dunia

Putin Tiba di New Delhi untuk KTT BRICS

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 14:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di New Delhi, Jumat, 11 September 2026, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS sekaligus melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Pertemuan Modi dan Putin dijadwalkan membahas sejumlah kerja sama strategis, terutama di bidang pertahanan, energi, dan teknologi. 

Keduanya terakhir bertemu di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Bishkek, Kyrgyzstan, pekan lalu.


Dalam pertemuan tersebut, Modi mendorong Putin untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung selama lima tahun. 

"Kita harus beralih dari situasi 'perang tanpa akhir' menuju 'akhir perang', merupakan keinginan umat manusia agar perang ini berakhir secepat mungkin," kata Modi, dikutip dari NDTV.

Pertemuan bilateral Jumat juga diperkirakan membahas sejumlah proyek pertahanan, termasuk rencana peningkatan kemampuan rudal BrahMos. 

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya mengatakan Moskow dan New Delhi tengah mengeksplorasi peningkatan sistem rudal tersebut. 

Rusia juga berkomitmen menyelesaikan pengiriman sistem pertahanan udara S-400 serta membahas kemungkinan pasokan jet tempur Su-57.

Selain pertahanan, kedua negara akan membicarakan rencana India membangun reaktor nuklir sipil baru. Putin juga dijadwalkan menghadiri sesi pleno BRICS Business Forum dan mengunjungi pameran Innoprom bersama Modi.

KTT BRICS sendiri akan berlangsung selama dua hari di New Delhi. India menjadi tuan rumah dalam kapasitasnya sebagai ketua BRICS tahun ini dengan tema "Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability". 

Sejumlah pemimpin negara anggota, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, serta Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, turut menghadiri pertemuan tersebut.

BRICS kini mencakup Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan, serta anggota baru Mesir, Ethiopia, Iran, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Indonesia.

Agenda KTT mencakup penguatan kerja sama perdagangan, investasi, konektivitas, teknologi tinggi, kesehatan, pangan, energi, hingga rantai pasok.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya