Berita

Kebersamaan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Politik

Pujian Prabowo ke Mantan Presiden Cerminkan Mazhab Politik Rawat Hubungan

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 13:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto dinilai konsisten menunjukkan sikap terbuka dan harmonis dengan para mantan presiden Indonesia. 

Hal itu terlihat dari cara Prabowo memberikan apresiasi terhadap kontribusi para pemimpin terdahulu, termasuk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.

Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan, sikap tersebut kembali terlihat saat Prabowo menghadiri perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu malam, 9 September 2026.


Dalam kesempatan itu, Prabowo memuji pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sekaligus secara terbuka mengaku “menyontek” perjalanan politik SBY.

Menurut Adi, apresiasi Prabowo terhadap SBY bukan sesuatu yang berdiri sendiri. Dalam berbagai kesempatan, Prabowo juga menunjukkan pola yang sama ketika bertemu dengan mantan presiden lainnya.

“Prabowo memang selalu menunjukkan bagaimana keakraban dan keharmonisannya dengan pemimpin-pemimpin terdahulu,” kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Jumat, 11 September 2026.

Ia menjelaskan, ketika bersama SBY, Prabowo kerap menyampaikan hal-hal positif dan memberikan apresiasi terhadap perjalanan politik maupun kontribusinya sebagai presiden.

Begitu pula saat bertemu dengan Joko Widodo. Prabowo dinilai selalu memberikan penghargaan terhadap hal-hal positif yang pernah dilakukan Jokowi selama memimpin Indonesia.

“Begitupun ketika Prabowo bertemu dengan Jokowi, selalu mengapresiasi hal-hal yang sifatnya positif yang pernah dilakukan oleh Jokowi,” ujarnya.

Hal serupa, lanjut Adi, juga terlihat ketika Prabowo berkomunikasi dengan Megawati Soekarnoputri. Prabowo tetap menyampaikan hal-hal positif dan konstruktif mengenai kontribusi Megawati sebagai mantan presiden.

“Begitupun ketika Prabowo bersama Megawati juga menyampaikan hal-hal yang sifatnya positif, yang sifatnya konstruktif, yang sudah dilakukan oleh Megawati sebagai mantan presiden yang juga punya kontribusi penting untuk bangsa,” jelasnya.

Menurut Adi, pola tersebut menunjukkan karakter politik Prabowo yang tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai alasan untuk memutus hubungan dengan para pemimpin terdahulu.

Ia menilai, Prabowo justru berupaya merawat komunikasi dan hubungan politik dengan seluruh mantan presiden sebagai bagian dari gaya politiknya.

“Ini menegaskan bahwa mazhab politik Prabowo Subianto, hubungan politik adalah merawat hubungan politik dengan semua mantan-mantan presiden terdahulu,” pungkas Adi.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya