Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: White House)

Dunia

AS Desak Negara Anggota NATO Segera Keluar dari ICC

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 13:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan tengah berupaya mendesak negara-negara anggota NATO untuk membubarkan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) di Den Haag.

Mengutip laporan Politico, Jumat, 11 September 2026, hal itu disampaikan Duta Besar AS untuk NATO Matthew Whitaker dalam pertemuan tertutup para duta besar dari 32 negara anggota NATO di Brussel pada pertengahan Juli. 

Whitaker disebut meminta para sekutu membantu melemahkan ICC  sebagai tanda keberpihakan mereka terhadap AS.


“Kami akan mengamati dengan saksama siapa yang berpihak pada Amerika," tegasnya.  

Pada kesempatan yang sama, delegasi AS untuk NATO mengedarkan dokumen berisi tuntutan Washington. 

Dokumen tersebut menyatakan AS akan secara sistematis melemahkan kemampuan ICC serta meminta negara-negara anggota NATO untuk segera mengambil langkah-langkah untuk menarik diri dari Statuta Roma.

Seruan Washington mendapat penolakan dari sejumlah sekutu Eropa. Prancis dan Belanda menyatakan tetap mendukung keberadaan ICC dan tidak berniat mengikuti tuntutan AS.

Salah seorang diplomat yang hadir dalam pertemuan tersebut bahkan menggambarkan pernyataan Whitaker sebagai cukup mengejutkan sementara diplomat lainnya menyebutnya mengecewakan.

NATO sendiri bukan pihak dalam Statuta Roma, tetapi seluruh anggota aliansi, kecuali AS dan Turki, merupakan anggota ICC. 

Tekanan terhadap ICC juga disampaikan dalam pembicaraan bilateral antara utusan AS dan sejumlah negara Eropa. 

Departemen Luar Negeri AS dilaporkan memperingatkan bahwa Washington akan meningkatkan pengawasan terhadap negara-negara yang menolak menjauh dari apa yang disebutnya sebagai kewenangan palsu ICC, tetapi tetap mengandalkan bantuan Amerika. 

Kampanye AS terhadap ICC sebelumnya digencarkan Menteri Luar Negeri Marco Rubio yang menuding lembaga tersebut mengancam kedaulatan Amerika. 

Sikap Washington terhadap ICC antara lain dipicu kekhawatiran bahwa pejabat dan personel militernya dapat menghadapi proses hukum atas dugaan kejahatan perang, serta penolakan terhadap proses hukum ICC terhadap pejabat Israel. 

Bulan lalu, AS juga menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah pejabat ICC, termasuk Presidennya, Tomoko Akane.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya