Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: RMOL)

Politik

Elektabilitas Bisa Digenjot, AHY Berpeluang Maju Pilpres

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 10:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Peluang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk maju dalam Pemilihan Presiden 2029 dinilai pengamat politik Nurul Fatta sangat terbuka. 

Meski elektabilitasnya saat ini belum berada di posisi teratas, Ketua Umum Partai Demokrat itu dinilai masih memiliki modal popularitas yang dapat terus dikembangkan.

“Tapi soal AHY maju di Pilpres 2029 bukan hal yang tidak mungkin. AHY masih masuk radar top of mind berdasarkan sejumlah survei. Meski posisinya di urutan keempat hingga kelima,” kata Nurul Fatta kepada RMOL, Jumat, 11 September 2026.


Ia mengatakan, peningkatan elektabilitas dapat dilakukan secara bertahap melalui strategi komunikasi politik yang konsisten. Salah satunya dengan menjaga kemunculan AHY di ruang publik melalui pidato maupun pernyataan yang menunjukkan sikap kritis terhadap berbagai persoalan.

“Soal elektabilitas itu kan bisa diusahakan step by step. Posisi ini berpeluang ditingkatkan bertahap melalui strategi komunikasi yang konsisten, seperti pidato-pidato yang mengandung kritik,” ujarnya.

Fatta menilai, bagi AHY dan Partai Demokrat, menjaga ritme eksposur publik menjadi bagian penting dalam membangun modal politik menuju 2029. Eksistensi tersebut tidak cukup hanya dengan mendukung kebijakan pemerintah atau menjaga hubungan dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Menjaga ritme eksposur publik dan komunikasi ke semua poros itu penting dilakukan. Tantangan utama Demokrat bukan sekadar menjaga komunikasi dengan Prabowo dan mendukung kebijakan pemerintah,” jelasnya.

Menurutnya, Demokrat perlu memastikan nama AHY maupun partai tetap hadir dalam ruang publik sekaligus membangun komunikasi yang seimbang dengan berbagai poros kekuasaan yang memiliki relevansi terhadap peta politik 2029.

“Tapi juga menjaga agar nama AHY dan partai tidak pernah absen dari ruang publik, sekaligus merawat komunikasi seimbang dengan seluruh poros kekuasaan yang relevan bagi peta politik 2029,” pungkas Nurul.




Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya