Berita

Logo PSSI/Istimewa

Sepak Bola

Imbauan PSSI Demi Keamanan Duel Klasik Persija Persib di SUGBK

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 10:11 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Panggung akbar BRI Super League 2026/2027 akhir pekan ini akan langsung menyuguhkan salah satu duel paling dinantikan di tanah air, yakni pertemuan klasik antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9).

Laga sarat gengsi ini diprediksi berjalan sangat ketat karena kedua tim sama-sama diperkuat oleh barisan pemain bintang tim nasional Indonesia.

Mengingat tingginya tensi pertandingan yang dikategorikan berisiko tinggi (high risk), pihak PSSI dan I.League mengeluarkan imbauan khusus agar suporter tim tamu, yakni pendukung Persib, tidak hadir langsung ke stadion.


Langkah antisipatif ini diambil semata-mata untuk menghindari potensi gesekan serta menjaga keamanan serta kenyamanan bersama di area pertandingan.

Meski demikian, absennya suporter tim tamu di ibu kota tidak dimaksudkan untuk memutus tali silaturahmi maupun menghilangkan esensi rivalitas itu sendiri.

PSSI menekankan bahwa batas persaingan ketat di lapangan hanya berlangsung selama 90 menit pertandingan, sementara di luar itu seluruh elemen suporter tetap harus menjunjung tinggi persatuan.

Semangat kebersamaan ini sejatinya telah diikat melalui janji damai yang disepakati bersama di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 4 September lalu.

Pihak federasi pun mengajak seluruh pendukung dari kedua belah klub besar ini untuk menahan diri dan bersikap dewasa demi menjaga iklim sepak bola nasional yang kondusif.

"Saya juga mengajak seluruh suporter, baik Persija dan Persib untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Jangan mudah terprovokasi, Jangan melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Mari kita hormati aturan dari apparat keamanan," ujar Yunus.

Ia turut menambahkan harapan besar agar hubungan harmonis antarsuporter ke depannya dapat terwujud nyata, seperti halnya kebersamaan yang telah terjalin baik di kalangan suporter klub lain.

"Tentu PSSI dan Ileague berharap ke depan, suporter Persija dan Persib bisa berdampingan. Sama seperti halnya dengan Arema FC dan Persebaya. Insya Allah dengan komuninasi semua pihak, hal ini sangat mungkin terwujud dalam waktu dekat. Karena sejatinya sepak bola adalah pemersatu bangsa. Bukan sesuatu yang memisahkan kita," pungkas Yunus.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya