Berita

Presiden Prabowo Subianto . (Foto: istimewa)

Politik

Prabowo Punya Banyak Pilihan Cawapres di 2029

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2026 | 09:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Peta politik menuju pemilihan presiden 2029 sudah mulai menghangat. Presiden Prabowo Subianto sebagai petahana memiliki banyak pilihan calon pendamping wakil presiden.

Pengamat politik Hendri Satrio alias Hensa menilai, ada dua kriteria Cawapres yang mungkin akan dipilih oleh Prabowo, yaitu dari partainya sendiri yaitu Gerindra atau memilih tokoh yang tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. 

"Prabowo di 2029 mungkin sepertinya bisa saja tidak memilih Gibran lagi, menurut saya dia mungkin akan memilih tokoh dari partainya sendiri, Gerindra, atau  tokoh non-partai yang tidak memiliki ambisi politik besar sehingga bisa fokus bekerja," kata Hensa, Jumat, 11 September 2026.


Untuk figur non partai, Hensa melihat sosok seperti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman bisa jadi akan dilirik Prabowo untuk menemaninya pada perhelatan Pemilu 2029 nanti.

"Kapolri bisa saja diambil jadi calon pendamping Prabowo, dan  ini bisa jadi alasan kuat mengapa Listyo Sigit tidak tergantikan sebagai Kapolri saat ini, sementara kalau Seskab Teddy kan jelas dia loyalis dan dia cukup mengerti Prabowo saat ini,  dan Amran  merupakan  salah satu menteri yang  kalau dilihat, sering mendapat pujian dari Prabowo," ungkap Hensa.

Selain itu, pilihan aman lainnya adalah memilih calon pendamping dari partainya sendiri, Gerindra. Menurut dia, memilih kader sendiri dapat membuat efek elektoral dari pemerintahan Prabowo tetap mengalir kepada Gerindra menuju 2034. 

"Kenapa saya sebut Gerindra? Karena Prabowo saya yakin akan membesarkan Gerindra untuk bertarung lebih jauh di 2034. Kalau sampai dia pilih tokoh dari partai lain, dia artinya membesarkan partai lain,” ujarnya.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini berpandangan, Prabowo memiliki cukup  banyak sosok yang bisa dipilih untuk mendampingi dirinya tanpa harus memikirkan  ambisi politik dari masing-masing sosok tersebut. Tokoh dari internal seperti Ferry Juliantono, Sugiono dan Sudaryono diprediksi sebagai calon kuat.

"Tokohnya kalau di Gerindra ada Menteri Luar Negeri Sugiono yang kini juga jadi Sekjen Gerindra, Sudaryono yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, ada Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dan juga bisa saja memilih Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang basis massanya juga tak bisa dibilang kecil," kata Hensa.

Menurut Hensa, keputusan Prabowo dalam menentukan calon wakil presiden pada 2029 akan memiliki konsekuensi politik yang lebih panjang, bahkan hingga kontestasi 2034. Untuk itu, secara kalkulasi politik memilih figur non partai atau partai sendiri dapat dianggap lebih aman bagi Prabowo. 

"Intinya, saya yakin kalau pak Prabowo tidak akan membiarkan dirinya membesarkan partai lain selain Gerindra, karena  jika memilih dari partai lain sama saja ia membesarkan partai orang lain yang nanti jika kepilih dan sedang menjabat sudah bisa jadi oposisi sebelum periode pemerintahan selesai," pungkas Hensa.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya