Berita

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Muhammad Subki dalam rapat pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026 bersama Dinas Pendidikan. (Foto: Dok. ddjp)

Nusantara

Muhammad Subki:

Verifikasi KJP Tak Putus Bantuan di Tengah Tahun Ajaran

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta tidak terjadi pemutusan bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) di pertengahan tahun ajaran.

Demikian disampaikan Ketua Komisi E Muhammad Subki dalam rapat pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026 bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Rabu 9 September 2026.

Saat ini, Dinas Pendidikan masih mengecekulang atau rechecking data penerima KJP. Memastikan bantuan diterima oleh warga yang memang memenuhi kriteria.


“KJP memang ada semacam groundbreaking, ada semacam cek ulang terhadap penerima KJP dan ini sedang berproses,” ujar Subki.

Ia menjelaskan, proses pendataan ulang memungkinkan perubahan penerima manfaat. Mengevaluasi pihak yang sudah tidak memenuhi kriteria.

Sedangkan warga yang berhak meski sebelumnya belum menerima bantuan, berpeluang mendapatkan KJP. 

“Artinya melakukan rechecking datanya, dan itu sedang dilakukan oleh Dinas Pendidikan,” kata Subki.

Ia juga meminta penerima KJP yang terdata tetap mendapatkan bantuan hingga proses evaluasi selesai. Jangan sampai, perubahan data berdasarkan desil langsung berdampak pada penerima bantuan pendidikan yang sudah berjalan.

“Kita minta yang sedang menerima sekarang, jangan kemudian berubah karena berdasarkan desil,” kata Subki.

Subki menyebut, target proses pengecekan data hingga akhir tahun. Harapannya pada awal tahun 2027, pemerintah daerah punya data penerima KJP yang lebih akurat dan jelas.

“Mudah-mudahan di awal tahun kita sudah punya data yang lebih fix ya,” kata Subki.

Namun, tegas dia, penghentian bantuan bagi yang tak memenuhi kriteria tidak di tengah jalan proses belajar. Dengan kata lain, setelah tahun pelajaran berakhir.

“Jadi ketika tahun ajaran baru, baru mereka tidak menerima,” kata Subki.

Pemutusan bantuan di tengah tahun juga berpotensi menimbulkan persoalan dalam pelaksanaan anggaran. Sebab, kebutuhan penerima bantuan sudah diperhitungkan sejak awal.

“Kacau nanti, kacau anggarannya juga kan,” kata Subki.

Dinas Pendidikan, pinta dia, memperkuat sosialisasi kepada masyarakat. Perubahan kebijakan yang tidak disampaikan secara jelas menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

“Sosialisasi yang efektif. Disampaikan dengan clear kepada masyarakat,” pungkas Subki.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya