Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Public Expose

Astra Tebar Optimisme, Dividen dan Buyback Tetap Jalan

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 15:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Astra International Tbk (ASII) tidak mengendurkan komitmennya kepada pemegang saham meski kinerja laba perseroan tertekan pada semester I-2026. Astra tetap mempertahankan dividend payout ratio (DPR) di kisaran 45-50 persen dari underlying profit.

Presiden Direktur Astra International Rudi mengatakan, dividen tetap menjadi salah satu prioritas perseroan, bersamaan dengan belanja modal, investasi, dan program pembelian kembali saham atau buyback.

“Tentu kita tidak lupa juga, yang menjadi prioritas kita adalah kita akan melakukan pembayaran dividen dengan payout ratio itu range 45-50 persen daripada recurring profit (laba bersih),” ujar Rudi saat Public Expose Live 2026, Kamis 10 September 2026.


Pada semester I-2026, pendapatan bersih konsolidasian Astra mencapai Rp157,9 triliun, turun 3 persen secara tahunan. Laba bersih tercatat Rp12,5 triliun, anjlok 19 persen. Namun, setelah mengecualikan non-recurring items berupa penyesuaian nilai wajar investasi ekuitas dan impairment senilai Rp2,4 triliun, underlying profit mencapai Rp14,9 triliun atau turun 7 persen.

Tekanan terutama berasal dari bisnis pertambangan dan alat berat yang berada di bawah PT United Tractors Tbk (UNTR). Penghentian sementara operasional tambang emas Martabe pada awal tahun dan pemangkasan kuota produksi batu bara turut menekan kinerja segmen tersebut.

Di tengah tekanan itu, sejumlah bisnis Astra masih tumbuh. Segmen otomotif mencatat laba bersih Rp5,9 triliun atau naik 9 persen, sementara jasa keuangan meningkat 6 persen menjadi Rp4,6 triliun. Bisnis lainnya juga tumbuh 31 persen menjadi Rp1,6 triliun, ditopang antara lain oleh agribisnis dan properti industrial warehouse.

Manajemen melihat peluang pemulihan pada paruh kedua tahun ini. Underlying profit pada kuartal II-2026 tumbuh 19 persen dibandingkan kuartal I-2026.

“Ada perbaikan tren sepanjang kuartal kedua dan momentum itu terjaga. Kami memperkirakan semester kedua akan lebih baik seiring beroperasinya kembali tambang Martabe serta peningkatan kuota produksi batu bara,” pungkas Rudi.

Selain dividen, Astra juga menyiapkan ruang untuk aksi korporasi. Perseroan telah memperoleh persetujuan RUPSLB untuk melakukan buyback saham hingga Rp8 triliun dalam 12 bulan ke depan.

Astra sebelumnya bersama United Tractors telah menyelesaikan buyback senilai Rp7,4 triliun hingga Juni 2026. Sementara itu, United Tractors menyiapkan buyback hingga Rp2 triliun untuk periode berikutnya.

Rudi menegaskan, peluang investasi maupun buyback tetap akan dipertimbangkan berdasarkan kondisi valuasi saham dan kesehatan neraca perseroan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya