Berita

Iliustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS Jadi Momentum Percepat Produksi Migas Dalam Negeri

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 12:45 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Harga minyak dunia yang kembali menembus level 100 Dolar AS per barrel dinilai harus menjadi momentum untuk mempercepat produksi migas dalam negeri sekaligus menekan ketergantungan terhadap impor.

Anggota DPR RI Komisi XII, Sartono Hutomo, mengatakan kenaikan harga minyak perlu dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan produksi domestik. Menurutnya, kenaikan produksi yang diikuti pengurangan impor dapat menghemat devisa dan menjaga beban APBN.

“Ini menjadi momentum untuk mempercepat produksi migas domestik dan pengurangan impor, indikatornya terlihat jika produksi naik disertai pengurangan impor maka devisa akan hemat dan beban APBN terkendali,” kata Sartono kepada RMOL, Kamis, 10 September 2026. 


Namun, percepatan tersebut harus ditopang target produksi yang lebih tinggi, kepastian investasi, regulasi, infrastruktur, serta cadangan yang memadai.

Sartono juga menilai situasi harga minyak saat ini memperkuat urgensi pengesahan RUU Migas. Regulasi tersebut dinilai strategis untuk memperbaiki fondasi hukum dan investasi sektor hulu.

“RUU Migas menjadi sangat strategis dalam situasi ini, momentum harga minyak tinggi harus digunakan untuk memperbaiki fondasi hukum dan investasi hulu, bukan sekadar respons jangka pendek,” ujarnya.

Di sisi lain, pengurangan impor tidak cukup hanya dilakukan dengan meningkatkan produksi minyak. Keterbatasan kapasitas dan konfigurasi kilang juga menjadi persoalan yang perlu dibenahi.

Karena itu, strategi yang diperlukan mencakup peningkatan produksi minyak sekaligus penguatan kapasitas pengolahan atau kilang.

“Momentum harga minyak yang tinggi harus kita jadikan titik balik dimana produksi migas domestik harus dipercepat, kilang harus diperkuat, konsumsi energi harus dibuat lebih efisien, dan impor BBM harus diturunkan secara terukur,” tegas Sartono.

Harga minyak mentah Brent untuk kontrak terdekat tercatat naik 3,29 Dolar AS atau 3,4 persen menjadi 101,21 Dolar AS per barrel pada akhir perdagangan Rabu, 9 September 2026 waktu setempat atau Kamis, 10 September 2026 pagi WIB.

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 3,02 Dolar AS atau 3,25 persen menjadi 96,05 Dolar AS per barrel.

Kedua harga acuan tersebut ditutup pada level tertinggi sejak 22 Mei 2026. Kenaikan terjadi di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah dan meningkatnya serangan terhadap kapal tanker yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi.

Sartono menegaskan, kemandirian energi pada akhirnya tidak cukup hanya dilihat dari besarnya produksi minyak dalam negeri, tetapi juga dari kemampuan mengurangi ketergantungan terhadap energi impor.

“Kemandirian energi tidak cukup diukur dari berapa banyak minyak yang kita produksi, tetapi dari seberapa kecil ketergantungan kita terhadap energi impor,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya