Berita

Menlu Sugiono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

RI dan Tujuh Negara Sambut Langkah Inggris Tekan Pemukim Ilegal Israel

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 10:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia bersama tujuh negara lainnya menyambut baik keputusan Pemerintah Perserikatan Kerajaan Inggris untuk melarang impor barang dari pemukiman Israel ilegal di Wilayah Palestina yang Diduduki.

Menteri Luar Negeri dari Indonesia, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Türkiye, dan Uni Emirat Arab (UEA) berharap keputusan Inggris dapat membantu memobilisasi komunitas internasional untuk mengambil tindakan serupa sesuai dengan hukum internasional. 

"Menyambut baik keputusan Pemerintah Perserikatan Kerajaan Inggris untuk melarang impor barang dari pemukiman Israel ilegal di Wilayah Palestina yang Diduduki serta memperkenalkan pembatasan terhadap layanan yang terkait dengan pemukiman tersebut,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI melalui unggahan di akun X @Kemlu_RI, Kamis, 10 September 2026.


Mereka juga menuntut pertanggungjawaban organisasi pemukiman dan individu yang terlibat dalam kegiatan pemukiman ilegal.

Para menteri turut menyambut Pernyataan Bersama mengenai Solusi Dua Negara yang dikeluarkan oleh Kanada, Denmark, Finlandia, Prancis, Islandia, Irlandia, Norwegia, Polandia, Portugal, Spanyol, Swedia, dan Inggris. 

Mereka mendorong komunitas internasional untuk memperkuat langkah tersebut dan mengambil tindakan konkret guna mengakhiri kegiatan yang mendukung atau mempertahankan pemukiman Israel ilegal di Wilayah Palestina yang Diduduki.

“Menteri-menteri tersebut memandang niat yang diumumkan tersebut sejalan dengan hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan, termasuk resolusi Dewan Keamanan PBB 2334 (2016), serta Pendapat Tanya Jawab Mahkamah Internasional tanggal 19 Juli 2024, termasuk kewajiban semua Negara untuk tidak mengakui sebagai sah situasi yang timbul dari pendudukan Israel yang melanggar hukum dan tidak memberikan bantuan atau dukungan dalam mempertahankan situasi yang diciptakan oleh pendudukan Israel,” demikian ditegaskan.

Mereka juga menekankan bahwa Gaza merupakan bagian integral dari Wilayah Palestina yang Diduduki dan menyerukan pelaksanaan penuh serta segera Rencana Komprehensif Presiden Trump untuk Mengakhiri Konflik Gaza. 

Kedelapan negara menegaskan bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jalan yang layak untuk mencapai perdamaian yang adil, langgeng, dan komprehensif.

Mewujudkan Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, memiliki wilayah yang berkesinambungan dan layak hidup berdasarkan garis 4 Juni 1967, serta menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya