Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Public Expose

WTON Jaga Komitmen Bagi Dividen, Kontrak Baru Capai Rp2,27 Triliun

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2026 | 10:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) memastikan komitmennya untuk terus memberikan dividen kepada pemegang saham, sejalan dengan upaya perseroan menjaga profitabilitas dan kepercayaan investor.

Direktur Keuangan, Human Capital, & Manajemen Risiko WTON, Syailendra Ogan, mengatakan pembagian dividen merupakan bagian dari upaya perusahaan memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.

Sejak tahun buku 2015, WTON tercatat rutin membagikan dividen dengan rasio sekitar 10-30 persen dari laba bersih.


"Selama ini kisarannya antara 10-30an persen (dividend payout ratio) dan itu menjadi kebanggaan kami," ujar Syailendra dalam Public Expose, Rabu 9 September 2026.

Menurutnya, manajemen akan menjaga kinerja agar tetap mencetak laba setiap tahun. Pengelolaan arus kas operasional dan investasi juga menjadi perhatian agar pembiayaan proyek serta investasi tetap berjalan sehat dan menghasilkan keuntungan.

"Dengan strategi ini, mudah-mudahan ke depan kami tetap bisa berikan dividen yang terbaik buat investor," tuturnya.

Dalam dua tahun terakhir, WTON membagikan dividen tunai Rp6,53 miliar atau Rp0,75 per saham untuk tahun buku 2024. Sementara untuk tahun buku 2025, dividen yang dibagikan mencapai Rp4 miliar atau Rp0,46 per saham.

Dari sisi operasional, hingga Juli 2026 WTON membukukan kontrak baru Rp2,27 triliun. Sebanyak 58,83 persen berasal dari sektor infrastruktur, sementara 37,70 persen didukung pendanaan swasta.

Pada periode yang sama, pendapatan usaha WTON mencapai Rp1,48 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari produk beton putar sebesar 47,9 persen, diikuti beton non-putar 34,4 persen, konstruksi 13,3 persen, dan jasa 4,4 persen.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya