Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Demokrat)

Politik

Prabowo Akui Nyontek Perjalanan Politik SBY

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 21:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengaku “menyontek” perjalanan politik Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu malam, 9 September 2026.

Prabowo mengatakan dirinya dan SBY sama-sama pernah menjadi jenderal serta dibentuk sebagai tentara rakyat yang mengabdikan diri untuk kepentingan rakyat.


Menurut Prabowo, semangat pengabdian tersebut kemudian dapat dilanjutkan melalui jalur politik dengan tetap berpegang pada prinsip demokrasi. 

Dia mengaku mengikuti langkah SBY yang pensiun dari TNI, mendirikan partai, kemudian maju ke hadapan rakyat untuk memperoleh mandat.

"Saya kira Pak SBY memberi contoh, pensiun, keluar dari tentara, bikin partai, maju ke hadapan rakyat, mendapat mandat. Demikian juga saya. Kalau nyontek yang baik, boleh," ujar Prabowo.

Berbeda dengan SBY, Prabowo menyebut dirinya harus melalui empat kali kegagalan dalam kontestasi sebelum akhirnya mendapatkan kepercayaan rakyat.

"Saya juga bikin partai, maju ke rakyat, minta mandat. Empat kali tidak dikasih mandat, tapi akhirnya dikasih juga," kata dia.

Prabowo lebih lanjut mengapresiasi Partai Demokrat yang memiliki sikap dewasa, baik ketika berada di pemerintahan maupun saat tidak berkuasa. 

"Partai Demokrat tidak caci maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar. Saya waktu empat kali tidak menang, saya pun terima. Ya sudah, kita maju lagi. Ini demokrasi Indonesia," tegasnya.

Menurut Prabowo, perbedaan warna politik, persaingan, kritik, saran, hingga rekomendasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi. 

Namun, seluruh perbedaan tersebut harus tetap disikapi dengan menjaga kerukunan, persahabatan, dan persaudaraan.

"Tetap kita rukun, tetap bersahabat, tetap berkeluarga. Ini yang harus kita pegang," tandas Presiden.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya