Berita

Uji Sertifikasi Kompetensi Juru Masak Makan Bergizi Muhammadiyah di SPPG UNISA Yogyakarta. (Foto: Muhammadiyah)

Politik

Muhammadiyah Dorong Juru Masak SPPG Bersertifikasi dan Profesional

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2026 | 18:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelatihan dan sertifikasi juru masak dinilai penting untuk meningkatkan profesionalitas dan kinerja pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muhammadiyah.

Pandangan tersebut disampaikan Badan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi Muhammadiyah (BPPGM) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi yang dikelola Muhammadiyah.

Hal tersebut disampaikan Badan Pembina Harian (BPH) Badan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi Muhammadiyah (BPPGM), Siti Noordjannah Djohantini, dalam acara Uji Sertifikasi Kompetensi Juru Masak Makan Bergizi Muhammadiyah di SPPG UNISA Yogyakarta.


“Ini menjadi sangat penting dalam rangka mengampu SPPG Muhammadiyah secara nasional. Kita harus memiliki juru masak atau chef yang benar-benar ahli, karena Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah terbiasa bekerja dengan ilmu yang diamalkan secara profesional,” ujar Noordjannah dikutip Minggu, 6 September 2026.

Noordjannah menjelaskan pelaksanaan sertifikasi juru masak merupakan bagian dari sistem pengelolaan SPPG Muhammadiyah yang dibangun secara serius dan tidak sederhana. Dalam prosesnya, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah mengintegrasikan berbagai sumber daya, termasuk menggandeng perguruan tinggi yang memiliki kompetensi di bidang gizi.

Salah satunya adalah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) yang memiliki program studi gizi dengan akreditasi unggul. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah memastikan pengelolaan program pemenuhan gizi berjalan berdasarkan standar keilmuan dan profesionalitas.

“Sertifikasi jurumasak ini diharapkan dapat mencetak chef profesional tersertifikasi dari setiap SPPG. Jadi melalui program ini kami menekankan bahwa ini bukan untuk kepentingan sendiri. Maka, cara dakwah seperti inilah yang harus terus dijaga,” jelasnya.

Seiring dengan berkembangnya SPPG Muhammadiyah secara nasional, Noordjannah menilai penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu aspek yang tidak dapat dipisahkan dari profesionalisasi tata kelola. 

Karena itu, selain membangun manajemen yang profesional, Muhammadiyah memastikan bahwa kerja sama yang dilakukan dengan berbagai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dilakukan secara serius dan memperhatikan asas profesionalitas.

Noordjannah juga mengapresiasi antusiasme para peserta sertifikasi yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Ia berharap semangat tersebut terus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan SPPG Muhammadiyah.

Di sisi lain, ia mengingatkan seluruh jajaran manajemen SPPG Muhammadiyah untuk senantiasa mematuhi regulasi yang telah ditetapkan. Kepatuhan terhadap regulasi, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan tata kelola internal Muhammadiyah yang menjunjung tinggi akuntabilitas dan amanah.

“Selain seluruh regulasi, kita punya tata kelola internal yang sangat ketat yang selama ini menjadi DNA Muhammadiyah, yakni akuntabilitas, bekerja atas dasar amanah, ikhlas, dan berkhidmat. Nah, itu yang tidak bisa ditawar lagi!” pungkasnya.  

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya