Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Pangan Global Naik ke Level Tertinggi dalam Hampir 4 Tahun

SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 22:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga pangan global naik pada Agustus ke level tertinggi sejak akhir 2022. 

Meningkatnya ketegangan geopolitik dan cuaca ekstrem memperdalam kekhawatiran terhadap pasokan dari wilayah-wilayah produsen utama.

Laporan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) PBB menyebutkan, indeks harga komoditas pangan naik 1,9 persen dibanding Juli lalu, dipimpin oleh biji-bijian, gula, dan produk susu.


Pasar pangan global disibukkan oleh campuran masalah pasokan, perdagangan, dan cuaca, yang menambah tekanan terhadap para petani yang sudah terpukul oleh biaya input yang lebih tinggi.

Ketegangan di kawasan Laut Hitam sebagai salah satu lumbung pangan global telah meningkat sejak pertengahan Juli. Rusia bersiap meningkatkan serangan terhadap Ukraina, sehingga para petani kesulitan mengekspor biji-bijian.

Harapan akan tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran juga semakin meredup, sementara hasil panen yang buruk di Eropa dapat membuat benua tersebut semakin bergantung pada impor. Kondisi ini berpotensi semakin meningkatkan persaingan global untuk mendapatkan pasokan pangan.

Harga gandum global naik 2,6 persen pada Agustus, sementara gula melonjak 11,9 persen. 

Indeks FAO melacak komoditas pangan yang diperdagangkan secara internasional. Perubahan harga tersebut dapat membutuhkan waktu untuk mencapai rak-rak supermarket.

Tanda-tanda peringatan lainnya juga mulai muncul. Harga kontrak berjangka komoditas pangan utama seperti gandum dan jagung telah naik ke level tertinggi dalam beberapa tahun. Bloomberg Agriculture Spot Index, yang melacak 10 produk utama, naik lebih dari 13% pada Agustus, kenaikan terbesar sejak Juli 2012.

Ancaman El Nio yang luar biasa kuat berarti risiko cuaca kemungkinan tidak akan segera mereda, sehingga pasar pangan global tetap rentan terhadap guncangan inflasi lainnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya