Berita

Menhut Raja Juli Antoni saat meninjau satwa orangutan di Nyaru Menteng, Kalteng pada Sabtu, 5 September 2026./Humas Kemenhut

Nusantara

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 18:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyiapkan jalur pelaporan penyelamatan satwa liar untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Masyarakat yang menemukan orangutan atau satwa liar lainnya yang terdampak karhutla diminta segera melaporkannya melalui call center yang akan disosialisasikan secara lebih masif.

Berikut nomor call center 24 jam yang dapat dihubungi masyarakat:


BKSDA Kalbar: 0811 577 6767
BKSDA Kalteng: 0811 5218 500
BKSDA Kaltim: 0821 1333 8181

Permintaan tersebut disampaikan Kemenhut menyikapi banyaknya satwa liar yang terdampak karhutla.

“Dan kita berharap nanti setiap masyarakat yang menemukan orang utan atau satwa liar lainnya di kampung mereka, telepon ke nomor ini,” ujar Menhut Raja Juli Antoni di Nyaru Menteng, Kalteng, Sabtu 5 September 2026.

Setelah laporan diterima, tim yang berada paling dekat dengan lokasi akan dikerahkan untuk melakukan penyelamatan.

Tim tersebut dapat berasal dari BOSF, OFI, OFI UK, maupun Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kementerian Kehutanan.

Selain memperkuat jalur pelaporan, frekuensi patroli penyelamatan satwa juga akan ditingkatkan.

Penguatan sistem pelaporan dinilai penting karena dampak karhutla terhadap satwa tidak hanya berasal dari api, tetapi juga asap yang dapat mengganggu kondisi satwa dan habitatnya.

“Upaya penyelamatan satwa akan terus diperkuat seiring penanganan karhutla,” kata Menhut.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya