Berita

Relawan Kemanusiaan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Bantuan Kesehatan dan Psikososial Terus Jalan
SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 06:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Muhammadiyah terus memperkuat layanan kemanusiaan bagi penyintas gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang melanda tujuh kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu, berbagai layanan mulai dari kesehatan, logistik hingga dukungan psikososial terus digulirkan di wilayah terdampak.

Respons kemanusiaan tersebut diawali dengan koordinasi bersama pihak setempat serta pendirian Pos Koordinasi Wilayah di Klinik Muhammadiyah Ende, Jalan Mahoni, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende.


Pos Koordinasi Wilayah tersebut menjadi pusat perencanaan dan evaluasi berbagai aksi layanan kemanusiaan Muhammadiyah di lapangan.

Hingga saat ini, Muhammadiyah telah mendirikan tujuh Pos Koordinasi Daerah di tujuh kabupaten terdampak serta 10 Pos Pelayanan di masing-masing wilayah.

Melalui program Indonesia Siaga, bantuan kemanusiaan disalurkan melalui tiga klaster layanan prioritas, yakni layanan kesehatan, nonkesehatan, dan logistik.

Untuk layanan kesehatan, tim Emergency Medical Team (EMT) Type-1 Fixed dan EMT Mobile telah menjangkau 2.215 perempuan dan 1.487 laki-laki penyintas gempa bumi.

Sementara pada klaster nonkesehatan, dapur umum yang didirikan Muhammadiyah telah melayani 1.750 jiwa. Selain itu, Muhammadiyah juga mendirikan fasilitas sanitasi dan air bersih di dua titik serta memberikan layanan psikososial kepada 1.773 jiwa.

Layanan kemanusiaan tersebut turut diperkuat dengan distribusi berbagai bantuan logistik. Di antaranya mobil dapur umum, mobil taktis, 500 paket family kit, 600 paket school kit, 1.440 kaleng Rendangmu, serta terpal sepanjang 500 meter.

Dukungan logistik pengobatan juga diberikan melalui Tim Medis atau EMT Mobile dari masing-masing Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang bertugas di wilayah terdampak.

Direktur Utama Lazismu, Barry Adhitya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan Muhammadiyah yang terus bekerja di tengah kondisi pascabencana.

Lazismu juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan jemaah salat Jumat yang telah memberikan kepercayaan untuk mendukung aksi kemanusiaan tersebut.

“Kami apresiasi setinggi-tingginya” kata Direktur Utama Lazismu, Barry Adhitya, Jumat 4 September 2026.

Lazismu memastikan program Indonesia Siaga di NTT akan terus dipantau dan dievaluasi. Langkah tersebut dilakukan agar dana yang dihimpun dari masyarakat dapat dioptimalkan untuk mendukung proses pemulihan penyintas gempa.

Program kemanusiaan itu juga ditargetkan berlanjut hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi guna membantu membangun kembali ketangguhan masyarakat di wilayah terdampak gempa NTT.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya