Berita

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Nixon L.P. Napitupulu. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

KPR Tenor 40 Tahun BTN Khusus untuk Pembeli Rumah Pertama

SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 03:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor hingga 40 tahun hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang belum pernah memiliki rumah.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, skema pembiayaan jangka panjang tersebut dirancang agar bantuan perumahan pemerintah benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan hunian.

Nixon menegaskan, masyarakat yang sudah memiliki rumah atas nama sendiri tidak dapat mengikuti program tersebut.


"Calon pembeli rumah pertama. Jadi kalau sudah punya rumah atas nama sendiri, sudah pasti tidak boleh. Ini diperuntukkan bagi orang Indonesia yang belum memiliki rumah," kata Nixon kepada wartawan di Menara BTN, Jakarta, Jumat 4 September 2026.

Menurutnya, tenor yang lebih panjang akan membuat cicilan bulanan menjadi lebih ringan. Kondisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat untuk membeli rumah sekaligus mendorong pertumbuhan kredit BTN.

"Kami sangat yakin dengan tenor yang lebih panjang, kemampuan mengangsur akan lebih mudah karena cicilannya turun. Akibatnya, daya beli masyarakat naik," jelasnya.

Kendati demikian, BTN masih menunggu aturan teknis dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sebelum program KPR tenor panjang tersebut dapat direalisasikan.

"Kita menunggu peraturan pelaksanaan dari Tapera, karena jangka waktunya berbeda. Biasanya ada Permen Perumahan, tetapi pelaksananya juga oleh BP Tapera," pungkas Nixon.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya