Berita

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bale Tri Tangtu, Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang. (Foto: Dispenau)

Pertahanan

Jabar Punya 7 Lanud Jadi Alasan KSAU Temui Dedi Mulyadi

SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 02:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mengakselerasi percepatan pembangunan di wilayah Jawa Barat.

Penandatangan tersebut dilakukan di Bale Tri Tangtu, Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang pada Kamis 3 September 2026.

KSAU mengatakan bahwa letak geografis Jawa Barat memiliki posisi strategis bagi TNI AU karena menjadi provinsi dengan jumlah pangkalan terbanyak, yakni tujuh Lanud.


Tujuh Lanud tersebut adalah Lanud Atang Sendjaja (Kabupaten Bogor), Lanud Husein Sastranegara (Kota Bandung), Lanud Suryadarma (Kabupaten Subang), Lanud Sulaiman (Kabupaten Bandung), Lanud Cibeureum (Kota Tasikmalaya), Lanud Sugiri Sukani (Kabupaten Majalengka), dan Lanud Wiriadinata (Tasikmalaya).

“TNI Angkatan Udara memiliki sumber daya, sementara pemerintah daerah memiliki program dan prioritas yang harus dilaksanakan," kata KSAU, dikutip dari siaran pers Dispenau, Sabtu 5 September 2026.

Kendati demikian, pihak TNI AU belum merinci secara detail mengenai skema bantuan maupun program-program fisik pembangunan prioritas yang akan digulirkan bersama di lapangan dalam waktu dekat.

"Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus membuka peluang pemanfaatan potensi yang dimiliki untuk mendukung berbagai program pembangunan di Jawa Barat," tutup KSAU.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya