Berita

Taman Margasatwa Ragunan (TMR). (Foto: DPRD DKI)

Nusantara

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2026 | 13:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana penyesuaian tarif retribusi masuk Taman Margasatwa Ragunan (TMR) dari Rp4.000-10.000 untuk orang dewasa dan anak-anak dari Rp3.000-7.500 didukung Ketua Komisi C Dimaz Raditya.

Dimaz menyampaikan, pengelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Taman Margasatwa Ragunan memerlukan penyesuaian tarif. Sehingga mampu meningkatkan mutu pelayanan publik. Termasuk memaksimalkan kualitas dan perawatan satwa secara mandiri.

“Wacana ini sudah ada sejak tahun lalu dan sudah cukup lama, tetapi belum ada perkembangan. Makanya kami mendorong supaya ini bisa dipercepat,” ujar Dimaz, Jumat, 4 September 2026.


Ia menegaskan, kenaikan tarif retribusi harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan. Dengan demikian, pengunjung TMR bisa memanfaatkan fasilitas.

“Kami juga mendorong supaya kenaikan tarif ini tentunya meningkatkan pelayanan juga ke masyarakat. Sehingga adanya kenaikan tarif ini, masyarakat juga merasakan manfaat lebih dari Taman Ragunan,” tegas dia.

Dimaz menilai, usulan tarif masih terjangkau bagi masyarakat. Bahkan bila dibandingkan dengan tempat rekreasi lain di Jakarta.

“Kalau kita lihat dari pendapatan masyarakat Jakarta, seharusnya enggak mempengaruhi. Saya harap dengan tarif Rp10.000 itu masih ramah di kantong kalau kita bandingkan dengan wisata-wisata lain,” kata Dimaz.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta Fajar Sauri menyambut positif dukungan rencana penyesuaian tarif retribusi tiket masuk TMR.

Kenaikan tarif untuk menunjang peremajaan fasilitas. Sehingga tidak menjadi beban APBD. 

“Memang sudah pantasnya kita merevitalisasi semua fasilitas yang ada di sini. Pelan-pelan fasilitas sudah kita perbaiki, sangat berubah. Tentunya kita akan membuat suatu perubahan yang besar bagi pelayanan buat masyarakat,” tutur dia.

Fajar juga memastikan, perolehan pendapatan dari retribusi tiket akan kembali disalurkan untuk meningkatkan kualitas layanan umum. Termasuk memfasilitasi estetika kawasan wisata edukasi TMR.

“Harapannya, kenaikan itu bisa mendapatkan pendapatan buat Pemprov DKI dan apa yang kita berikan kepada masyarakat, warga, untuk datang ke sini dengan fasilitas yang sangat mantap,” pungkas Fajar.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya