Berita

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto. (Foto: dpr.go.id)

Politik

Komisi VI Soroti Kendala Pendanaan UMKM dalam RUU KADIN

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2026 | 12:06 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Akses pendanaan masih menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usahanya.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Adisatrya Suryo Sulisto menilai kondisi UMKM masih belum sesuai dengan perkembangan yang diharapkan. Selain pendanaan, pelaku usaha kecil juga masih menghadapi kesulitan dalam mengakses pasar.

"Sayangnya memang kemajuan mereka belum seperti yang kita inginkan. Masih sulit mengakses pendanaan, masih sulit mengakses pasar," ujar Adisatrya, Jumat, 4 September 2026. 


Ia menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian dalam pembahasan RUU KADIN. Terlebih, banyak pelaku UMKM di daerah pemilihan masing-masing anggota DPR yang masih membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usaha.

Perkembangan ekonomi digital memang telah memberikan sejumlah kemudahan bagi UMKM. Namun, Adisatrya menilai masih banyak hal yang perlu diperbaiki agar pelaku usaha kecil dapat berkembang dan naik kelas.

Karena itu, Komisi VI DPR RI akan meminta pandangan dari berbagai pihak dalam proses penyusunan RUU KADIN, termasuk pakar dan akademisi yang memahami persoalan UMKM.

"Kami juga akan mengundang para pakar akademisi untuk memberikan pandangan-pandangan mereka terhadap UMKM dan kami akan undang juga beberapa stakeholders lainnya," kata Adisatrya.

Berbagai masukan tersebut diharapkan dapat memperkaya pembahasan dan meningkatkan kualitas RUU KADIN, sehingga regulasi yang disusun dapat memberikan dampak terhadap pengembangan ekosistem usaha dan membuka ruang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya