Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Saham Asia Dibuka Menguat saat Investor Menanti Data Ketenagakerjaan AS

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2026 | 08:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jelang akhir pekan pada Jumat pagi 4 September 2026, bursa saham Asia dibuka menguat mengikuti tren positif dari penutupan bursa utama Eropa dan Wall Street. 

Pergerakan positif ini turut dipengaruhi oleh penurunan imbal hasil US Treasury setelah Gubernur Federal Reserve, Christopher Waller, menyatakan kecenderungannya untuk mempertahankan suku bunga pada kisaran target saat ini yaitu 3,5 persen hingga 3,75 persen dalam rapat bank sentral yang dijadwalkan pada 15-16 September mendatang.

Saat ini, para pelaku pasar tengah menantikan rilis laporan ketenagakerjaan AS bulan Agustus yang dijadwalkan terbit Jumat pagi waktu AS. 


Data tersebut diperkirakan menunjukkan penambahan 53.000 pekerjaan nonpertanian dengan tingkat pengangguran di angka 4,1 persen, berbalik dari kondisi Juli lalu di mana pasar AS kehilangan 23.000 pekerjaan.

Seiring dengan sentimen tersebut, sejumlah bursa regional mencatatkan pergerakan positif pada perdagangan pagi ini. 

Di Australia, indeks ASX 200 dibuka naik 0,14 persen dan berlanjut menguat tipis 0,1 persen ke posisi 9.028,80 pada pukul 08:15 WIB. 

Kinerja yang lebih kuat terlihat di Korea Selatan, di mana indeks Kospi melaju 1,32 persen yang kemudian menanjak lebih tinggi ke level 6.6732,01, sementara indeks Kosdaq melonjak hingga 1,99 persen. 

Di Jepang, indeks Nikkei 225 bergerak meningkat 0,80 persen ke posisi 64.732,01 setelah sebelumnya dibuka menguat 0,25 persen, meskipun indeks Topix tercatat melemah 0,46 persen. 

Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.421, menguat dari penutupan sebelumnya di 25.213,31.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya