Berita

Mantan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra bersama pengurus pusat Pemuda Bulan Bintang di Rumah Sarwono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu, 2 September 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2026 | 03:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengurus Pusat Pemuda Bulan Bintang (PP PBB) menegaskan komitmennya memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan nasional, dengan memberi perhatian khusus pada kawasan Indonesia Timur. Komitmen tersebut disampaikan dalam pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Bulan Bintang periode 2025-2030 di Rumah Sarwono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu, 2 September 2026.

Mengusung tema “Akselerasi Indonesia Timur untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, pelantikan menjadi momentum bagi organisasi untuk memperkuat regenerasi sekaligus mendorong keterlibatan anak muda dalam pembangunan dan politik nasional.

Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang, Ahmad Bintang, mengatakan sekitar 70 persen pengurus pusat berasal dari kawasan Indonesia Timur. Komposisi tersebut, menurutnya, menjadi salah satu alasan organisasi memberikan perhatian lebih terhadap pemerataan pembangunan di wilayah Timur.


“Pengurus pusat Pemuda Bulan Bintang itu 70 persennya adalah dari Timur,” ujar Ahmad dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 3 September 2026.

Ia menegaskan, cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai apabila pembangunan belum dirasakan secara merata, terutama dalam sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Indonesia itu tidak akan menjadi Indonesia Emas apabila seluruh infrastruktur berupa kesehatan, sumber daya manusia, serta pendidikan itu tidak terbangun dengan rata,” ungkapnya.

Karena itu, Pemuda Bulan Bintang mendorong generasi muda di kawasan Indonesia Timur untuk memperkuat konsolidasi dan membangun komunikasi dengan para anggota legislatif dari daerah masing-masing. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengawal aspirasi masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.

Selain pembangunan wilayah, Ahmad menempatkan penguatan SDM sebagai salah satu prioritas utama organisasi. Menurutnya, generasi muda yang memiliki kapasitas dan daya saing akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan Indonesia, khususnya di kawasan Timur.

Pemuda Bulan Bintang juga membuka ruang yang lebih luas bagi anak muda, termasuk mereka yang berusia di bawah 30 tahun, untuk bergabung dan berkontribusi tanpa persyaratan yang rumit.Ke depan, organisasi menargetkan lahirnya lebih banyak kader muda yang mampu mengambil peran di lembaga legislatif.

“Harapan realistisnya adalah Pemuda Bulan Bintang menghasilkan anggota legislatif sebanyak-banyaknya. Dengan situlah kita bisa menyuarakan idealisme dari seluruh kader Pemuda Bulan Bintang,” tegas Ahmad.

Ia berharap kader-kader muda PBB dapat menjadi representasi masyarakat dari berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua. Penguatan organisasi akan dilakukan melalui rapat nasional, koordinasi rutin dengan pengurus wilayah dan cabang, serta program revitalisasi.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan turut memberikan pesan mengenai pentingnya regenerasi sebagai kekuatan baru bagi partai.

Yusril mengapresiasi kepengurusan Pemuda Bulan Bintang yang didominasi generasi muda, khususnya mereka yang berusia di bawah 30 tahun. Menurutnya, energi dan semangat generasi muda harus diarahkan untuk memperkuat organisasi sekaligus membangun kedekatan dengan generasi Z.

“Saya menaruh harapan besar kepada pengurus DPP Partai Bulan Bintang dan Pemuda Bulan Bintang untuk membesarkan partai ini dan menarik simpati sebanyak-banyaknya generasi muda, Gen Z, untuk mendukung dan bergabung kepada Partai Bulan Bintang,” tutur Yusril.

Sementara itu, Penjabat Ketua Umum PBB Yuri Kemal Fadlullah menegaskan bahwa Pemuda Bulan Bintang bukan sekadar sayap partai, melainkan bagian dari keluarga besar PBB yang memiliki posisi sebagai badan otonom.

Menurut Yuri, status tersebut memberikan ruang bagi Pemuda Bulan Bintang untuk mengembangkan organisasi dan program secara mandiri. Namun, seluruh aktivitas tetap harus berjalan dalam garis perjuangan PBB. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antara Pemuda Bulan Bintang dengan pimpinan partai harus terus diperkuat.

“Koordinasi bukan berarti membatasi kreativitas pemuda. Justru koordinasi diperlukan agar seluruh gerakan kita memiliki arah perjuangan yang sama,” tegas Yuri.

Ia juga mengingatkan kader agar tidak menghabiskan energi pada konflik internal maupun perbedaan yang tidak produktif.

“Jangan sampai energi kita habis hanya karena ribut di antara kita sendiri,” ujarnya.

Yuri mengajak seluruh kader membangun kembali citra positif PBB dengan menunjukkan kemampuan bekerja dan menghadirkan jawaban atas kebutuhan masyarakat. Di tengah agenda regenerasi dan konsolidasi organisasi tersebut, Yuri juga menegaskan target politik PBB untuk kembali memperoleh kursi di parlemen pada Pemilu 2029.

“Insya Allah, dengan kerja keras, kebersamaan, dan konsistensi, pada Pemilu 2029 Partai Bulan Bintang dapat kembali masuk ke parlemen,” tandasnya.

Pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Bulan Bintang periode 2025-2030 pun menjadi momentum untuk memperkuat regenerasi, membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi generasi muda, memperjuangkan pemerataan pembangunan Indonesia Timur, sekaligus menyiapkan kader-kader muda untuk mengambil peran lebih besar dalam politik nasional.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya