Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Strategi Menkeu Purbaya Patahkan Ramalan PNBP 2027 Anjlok 10 Persen

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 22:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2027 diproyeksi lebih rendah dibanding tahun 2026 akibat asumsi harga minyak dan batu bara.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengurai, target PNBP 2027 diproyeksikan sekitar Rp517,4 triliun atau turun sekitar 10 persen dibandingkan outlook PNBP 2026.

"2027 asumsi minyak lebih rendah. Tahun ini rata-rata di atas itu sehingga otomatis PNBP cenderung turun, asumsi harga batu bara dan minyaknya juga turun," ujar Purbaya dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Kamis, 3 September 2026.


Meski target PNBP menyusut, Purbaya memastikan pemerintah masih memiliki sumber penerimaan lain yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga ruang fiskal.

Salah satu yang dibidik adalah keuntungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Sebagian keuntungan lembaga tersebut nantinya akan dimasukkan sebagai penerimaan negara sekaligus menjadi cadangan anggaran pemerintah.

"Kita masih punya sumber-sumber lain yang kita bisa manfaatkan sebagai sumber pemasukan baru. Salah satu yang agak kelihatan dari jauh, kelihatannya dari Danantara tuh kita akan masukin ke PNBP situ," jelasnya.

Purbaya menyebut pemanfaatan keuntungan Danantara tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia mengatakan, sebagian keuntungan Danantara akan disiapkan sebagai cadangan anggaran sehingga pemerintah memiliki bantalan fiskal ketika penerimaan negara dari sumber lain mengalami tekanan.

"Walaupun mereka masih protes, tapi perintah Bapak Presiden sebagian keuntungan Danantara dijadikan cadangan anggaran pemerintah, jadi kita aman, ruang fiskal tetap terjaga," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya