Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Harga Minyak Melonjak, Beban Negara Membengkak

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 21:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Lonjakan harga minyak dunia menjadi salah satu pemicu meningkatnya kebutuhan pembiayaan utang pemerintah sepanjang 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, kondisi tersebut terjadi meski penerimaan negara sejauh ini masih cukup kuat dan berada di atas target perkiraan.

Purbaya menjelaskan, saat APBN 2026 disusun, pemerintah belum memperhitungkan dinamika konflik geopolitik yang memicu gejolak harga komoditas global.


Asumsi harga minyak dalam APBN awalnya dipatok sebesar 65 Dolar AS per barel, namun kenyataannya kini melambung hingga rata-rata mendekati 90 Dolar AS per barel.

"Penerimaan kuat di atas perkiraan, tapi beban juga meningkat signifikan. Waktu kita desain APBN belum ada perang, asumsi minyak 65 Dolar AS per barel. Tapi tahu-tahu harga naik, sekarang rata-ratanya hampir 90 Dolar AS," ujar Purbaya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Kamis, 3 September 2026.

Ia menegaskan, lonjakan harga minyak berimbas langsung pada alokasi belanja negara. Pemerintah terpaksa mengandalkan APBN sebagai bantalan (absorber) agar dampaknya tidak langsung memukul daya beli masyarakat.

"Otomatis belanja meningkat karena kita mau absorb gejolak dari global supaya tidak mengganggu masyarakat. Sehingga defisitnya meningkat," bebernya.

Kendati tekanan fiskal kian tebal, Purbaya memastikan pemerintah berkomitmen penuh menjaga defisit APBN agar tidak menembus batas aman 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Ia bahkan siap mengambil opsi penghematan anggaran jika tekanan defisit terus membesar hingga akhir tahun.

"Saya harus menjaga defisit tetap di bawah 3 persen at all cost. Kalau nanti menjelang akhir tahun tiba-tiba naik, saya akan potong belanja-belanja yang tidak perlu," tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya