Berita

Santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam di Sidoarjo mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo karena diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: RMOL Jateng/Info Publik-Antara)

Politik

Legislator PDIP Prediksi Kasus Keracunan MBG ke Depan Terus Terjadi

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 18:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono diperingatkan untuk tidak menganggap persoalan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai masalah yang mudah dituntaskan.

Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP Edy Wuryanto bahkan memprediksi kasus keracunan masih akan terjadi dalam pelaksanaan MBG ke depan. Menurutnya, kompleksitas pengelolaan makanan siap saji dalam jumlah besar membuat risiko keracunan tidak bisa dihilangkan sepenuhnya.

“Pak Kepala (BGN) ke depan pasti masih sibuk mengurusi keracunan," kata Edy dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR dengan Kepala BGN Sudaryono, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 3 September 2026.


Edy menilai persoalan keracunan dalam program MBG memiliki banyak variabel, mulai dari persiapan bahan makanan, proses produksi hingga distribusi kepada penerima manfaat.

“Apakah ini dianggap gampang? Tidak. Variabelnya kompleks. Kita tidak bisa dengan yakin bahwa ini keracunan tidak akan terjadi," kata Edy.

Menurut Edy, berbagai peringatan terkait tata kelola keamanan pangan sebenarnya telah disampaikan sejak awal. Namun, sejumlah standar dan pelibatan lembaga terkait dinilai belum terpenuhi.

“Kita dari awal sudah warning gunakan Perpres 82, SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi), HACCP, libatkan Badan POM, libatkan pemerintah daerah. Itu tidak terpenuhi,” kata Edy.

Edy juga mengkritik pola pengelolaan BGN yang dinilainya terlalu terpusat, vertikal, seragam, dan dilakukan secara serentak. 

Ia menilai, pola tersebut akan semakin sulit dikendalikan seiring dengan terus bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Puskesmas jumlahnya hanya 10.280, SPPG jumlahnya 27.000,” kata Edy.

Edy juga mengingatkan Sudaryono bahwa kepemimpinan BGN akan menghadapi ujian berat dalam memastikan program MBG berjalan aman dan mencapai tujuan perbaikan gizi masyarakat.

Kendati demikian, Edy memastikan Fraksi PDIP DPR tetap memberikan dukungan terhadap program perbaikan gizi yang menjadi bagian dari agenda pemerintah.

“PDI Perjuangan support. Don't worry,” kata Edy.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya