Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Global

Prabowo Dorong Rute Langsung RI-Vladivostok untuk Perkuat Hubungan Ekonomi

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 17:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto mendorong pembukaan rute pelayaran dan penerbangan langsung antara Indonesia dan Vladivostok, Rusia, sebagai langkah memperkuat konektivitas sekaligus mempererat hubungan ekonomi kedua negara. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Federasi Rusia, Kamis, 3 September 2026.

Dalam kesempatan itu, Prabowo secara khusus mengusulkan pembentukan jalur pelayaran langsung yang kompetitif antara Vladivostok dan Indonesia. 


Menurutnya, jalur tersebut harus ditopang kepastian jadwal, biaya, asuransi, hingga ketersediaan kargo untuk menjamin kelancaran arus perdagangan dua arah.

”Saya percaya, dalam Forum ini, kita dapat membangun pengiriman langsung yang kompetitif antara Vladivostok dan Indonesia - dengan jadwal, biaya, asuransi, dan kargo yang dapat diprediksi di kedua arah,” ungkapnya.

Tak hanya sektor maritim, Prabowo juga mendorong pembukaan penerbangan langsung Indonesia-Rusia. 

Konektivitas udara dinilai dapat memperkuat hubungan antarmasyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan kunjungan wisatawan dan pertukaran antarmasyarakat kedua negara.

”Jalur penerbangan langsung akan membawa pengunjung Rusia ke Indonesia dan pengunjung Indonesia ke keindahan Timur Jauh Rusia. Kapal mengangkut barang, pesawat mengangkut persahabatan,” kata Presiden.

Prabowo menegaskan kerja sama kedua negara memiliki ruang yang lebih luas dari sekadar perdagangan barang, mencakup energi, ketahanan pangan, industrialisasi, antariksa, pendidikan tinggi, dan transportasi. 

Dia juga mengajak perusahaan Rusia berinvestasi dan membangun industri bersama di Indonesia, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pintu masuk menuju pasar ASEAN dan Indo-Pasifik. 

Untuk memperkuat pembiayaan investasi, Prabowo menawarkan peran Danantara sebagai jembatan antara modal Indonesia dan Rusia serta mendorong Danantara dan Russian Direct Investment Fund (RDIF) bergerak dari tahap penjajakan menuju pembiayaan proyek yang layak secara bisnis.

”Jadi saya katakan langsung kepada perusahaan-perusahaan Rusia: datanglah ke Indonesia, bekerja sama dengan kami, berproduksi bersama kami, mari kita membangun industri bersama, mari kita menciptakan nilai bersama,” kata Prabowo.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya