Berita

Direktur dan (Pjs.) Presiden Direktur Avrist Assurance (AVRASS) Agus Setiawan (pegang mik) dalam Konferensi pers OneAvrist di Jakarta (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Avrist Rapatkan Barisan, Empat Entitas Perkuat Sinergi

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 13:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan terus berkembang, tidak hanya untuk perlindungan, tetapi juga pengelolaan aset dan persiapan masa depan. Kondisi ini mendorong Avrist Group memperkuat sinergi antarentitas melalui konsep One Avrist Synergy.

Direktur dan (Pjs.) Presiden Direktur Avrist Assurance (AVRASS)
Agus Setiawan mengatakan, sinergi tersebut diarahkan untuk menghubungkan empat entitas Avrist Group, yakni Avrist Assurance di bidang asuransi jiwa, Avrist General Insurance untuk asuransi umum, Avrist Asset Management dalam pengelolaan aset, serta DPLK untuk perencanaan dana pensiun.

“Nasabah saat ini membutuhkan lebih dari sekadar satu produk. Mereka membutuhkan solusi untuk melindungi diri dan keluarga, mengelola aset, serta mempersiapkan masa depan,” kata Agus kepada media di Jakarta, Kamis 3 September 2026.

“Nasabah saat ini membutuhkan lebih dari sekadar satu produk. Mereka membutuhkan solusi untuk melindungi diri dan keluarga, mengelola aset, serta mempersiapkan masa depan,” kata Agus kepada media di Jakarta, Kamis 3 September 2026.

Selain memperkuat layanan terintegrasi, Agus menyambut positif rencana pengembangan asuransi jiwa kredit berjangka panjang yang didorong pemerintah. Menurut dia, produk tersebut dapat membantu masyarakat, tetapi perlu ditopang ketersediaan aset berjangka panjang agar pengelolaan aset dan liabilitas perusahaan tetap prudent.

“Kalau ketersediaan asset liability itu tersedia dengan baik, ya tentu kita biasa mengelola asset liability dengan prudent, yang ujung-ujungnya ini bisa membantu masyarakat kembali untuk mendapatkan asuransi jiwa kredit sesuai kebutuhan dan affordability-nya,” ujarnya.

Di sisi lain, Agus melihat prospek asuransi kesehatan masih kuat. Tren klaim dinilai mulai membaik seiring penguatan tata kelola dan kerja sama antara regulator, perusahaan asuransi, dan rumah sakit.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perkembangan positif mengingat asuransi kesehatan merupakan salah satu produk yang banyak dibutuhkan masyarakat untuk mendapatkan perlindungan finansial.

Melalui One Avrist Synergy, Avrist Assurance juga akan memperkuat kualitas layanan, transformasi digital, dan kolaborasi antarentitas untuk menghadirkan solusi keuangan yang lebih relevan bagi nasabah.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya