Berita

Ilustrasi

Politik

Program KNMP Prabowo Dongkrak Kesejahteraan Nelayan

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 11:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai program unggulan Presiden Prabowo Subianto di sektor perikanan kelautan harus terus dipercepat dan dikuatkan dalam sisi perencanaan dan pelaksanaan teknisnya. 

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono Caping, menyebut 100 titik yang sudah dibangun pada tahun 2025 atas instruksi Presiden Prabowo menjadi modal awal dan sebagai role model bagi KNMP yang dibangun 2026 dan 1.000 titik di 2027.

“KNMP ini gabungan antara spirit infrastruktur di kawasan pesisir dan ekonomi biru pada skala nelayan untuk melahirkan nelayan sejahtera dan laut lestari. Itu cita-cita besar yang harus terus disuntikkan kepada nelayan dan pengurus KNMP,” katanya, Kamis, 3 September 2026.


Negara maju dan nelayan sejahtera selalu menempatkan nelayan sebagai aktor utama dalam proses pembangunan sektor maritim ini. Berbagai bentuk mulai dari layanan solar bersubsidi, pemberdayaan program ekonomi berbasis kelembagaan yang kuat, dan advokasi kepentingan nelayan kepada negara.

“Perlu terus disiapkan dengan matang pelaksanaan KNMP, proses fisik dan rencana bisnis harus didukung oleh sumber daya manusia yang unggul. Bisnis perikanan ini bisnis mental petarung yang harus siap dalam setiap kondisi. Rantai bisnis dalam satu kabupaten atau provinsi harus disiapkan agar jejaring KNMP semakin kuat,” tambah Riyono Caping yang juga Ketua DPP PKS Bidang Tani Nelayan.

Kesejahteraan nelayan mengalami sedikit kenaikan, 2024 di kisaran 102,45 poin dan 2025 naik menjadi 103,67 poin. Memang tidak mudah membuat nelayan modern dan sejahtera. Hampir 3 juta nelayan saat ini 90% hanya memiliki kapal di bawah 5 GT dengan pendidikan 90% tamatan sekolah dasar (SD).

“Lahirnya KNMP bisa menjadi sekolah bisnis dan sekaligus pasar nelayan yang akan mampu menggerakkan ekonomi pesisir dan pelaku usaha naik kelas,” tegas Riyono.

Nilai program KNMP yang sampai tembus angka Rp6 triliun untuk 1.000 titik di seluruh Indonesia menjadi komitmen Komisi IV agar betul-betul visi poros maritim dunia itu dirasakan oleh nelayan. Negara harus terus membersamai nelayan, maka penting sekali agar percepatan program ini akan mempercepat kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

“Indonesia negara kaya akan sumber daya maritim, lahirnya KNMP akan menjadi salah satu pilar yang kompetitif untuk memulai dan memastikan sumber daya alam kita digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” tutup Riyono Caping.




Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya