Berita

Ilustrasi. (Foto: Genetare AI)

Bisnis

Rupiah Menguat Terbatas di Tengah Eskalasi Timur Tengah

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 10:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar Rupiah menguat terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis, 3 September 2026.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah bergerak ke level Rp17.695 per Dolar AS. Posisi tersebut menguat 68 poin atau 0,38 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan Rupiah ditopang oleh koreksi Dolar AS setelah laporan  ketanagakerjaan AS  yang dirilis ADP menunjukkan hasil yang lebih lemah dari perkiraan.


"Rupiah diperkirakan menguat terhadap Dolar AS yang terkoreksi setelah data pekerjaan AS-ADP yang lebih lemah," ujar Lukman kepada RMOL.

Namun, ruang penguatan Rupiah diperkirakan masih terbatas. Kondisi geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas serta harga minyak mentah dunia masih menjadi sentimen yang membayangi pergerakan Rupiah.

"Namun penguatan akan terbatas oleh eskalasi di Timteng dan harga minyak mentah dunia yang tinggi," katanya.

Lukman memperkirakan Rupiah pada perdagangan hari ini bergerak dalam rentang Rp17.650 hingga Rp17.800 per Dolar AS.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya