Berita

Kolase KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dan Muhammad Lukman Edy. (Foto: Istimewa)

Politik

Ini Figur Tersembunyi di Balik Suksesi Gus Kikin Menuju Ketum PBNU

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 01:02 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 telah melahirkan kepemimpinan baru. KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz yang biasa disapa Gus Kikin. 

Bahkan Presiden Prabowo bukan saja menyempatkan kehadiran pada saat pembukaan, 27 Agustus 2026 di Ponpes Bahrul Ulum (Tambak Beras). Bahkan, Presiden Prabowo juga turut hadir dalam penutupan pada Senin, 31 Agustus 2026.

Hal ini memposisikan bahwa Nahdlatul Ulama bukan saja sebagai organisasi pendiri bangsa. Melainkan juga, mitra strategis pemerintah dalam implementasi program pemerintah. 


Di balik kesuksesan KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), ada figur tersembunyi yang sunyi dari sorot lampu kamera. Sosok tersebut adalah figur penting dan sentral dalam mengantarkan Gus Kikin ke tengah gelanggang Nasional. 

Dr. Ir. H. Muhammad Lukman Edy, M.Si merupakan figur dibalik layar Muktamar NU ke-35 tersebut. Lahir di Teluk Pinang, Indragiri Hilir, Riau, pada 26 November 1970, Lukman Edy menempuh pendidikan Teknik Sipil di Universitas Brawijaya.

Kiprah Lukman Edy, di lingkungan Nahdlatul Ulama pun bukan barang baru. Pernah memimpin PKB Riau dan menjadi anggota DPRD Riau. Lukman Edy salah satu dari tokoh Melayu yang turut menggalang kekuatan Nahdlatul Ulama di Sumatera untuk bergabung ke PKB yang dipimpin Gus Dur saat itu. 

Pada 2005, Lukman Edy dipercaya Muhaimin Iskandar sebagai Sekjen DPP PKB. Bersamaan dengan kepercayaan Presiden SBY memberikan amanah kepada Lukman Edy sebagai Menteri Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) 2007-2009.

Juru Bicara Tim Qanun Asasi (pemenangan), Abi Rekso menekankan bahwa kontribusi Lukman Edy pada suksesi KH. Abdul Hakim Mahfudz cukup signifikan. Dukungan terhadap Gus Kikin terbukti dengan jumlah menembus 472 dukungan wilayah dan cabang NU seluruh Indonesia. 

Masuk akal karena sepanjang kiprah politik Lukman Edy, dirinya sangat dekat dengan tokoh dan figur penting Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia. Hal itulah yang menjelaskan dengan pendeknya waktu persiapan konsolidasi (2 minggu), namun mendapatkan hasil optimal. 

“Kalau boleh jujur, persiapan ini hanya 2 minggu setelah Yai Kikin mantap untuk maju. Di bawah Koordinasi Pak Lukman Edy seluruh tim bersinergi secara paralel. Alhamdulillah hasil dukungan 472 karena kerja cerdas yang solid,” pungkas Abi Rekso kepada RMOL di Jakarta, Rabu, 2 September 2026.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya