Berita

Petugas pemadalan kebakaran hutan dan lahan. (Foto: Istimewa)

Politik

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 19:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kadisdik Kalteng) Reza Prabowo yang tidak meliburkan sekolah di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berpotensi menimbulkan citra buruk bagi Pemerintah Provinsi Kalteng. 

Pengamat kebijakan publik Muhammad Gumarang menilai, situasi bencana seharusnya direspons dengan kebijakan yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik.

"Disarankan Kadisdik Kalteng Reza Prabowo lebih bersikap profesional dalam mengambil kebijakan, jangan asal-asalan," kata Gumarang kepada wartawan, Selasa 1 September 2026.


Gumarang menilai alasan mempertahankan kegiatan sekolah karena pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak relevan dengan ancaman kabut asap. 

Dia mengatakan karhutla merupakan persoalan bencana yang membutuhkan langkah mitigasi dan penyelamatan masyarakat, terutama anak-anak yang berada di lingkungan sekolah.

"Kabut asap adalah menyangkut persoalan bencana yang berkaitan dengan mitigasi penyelamatan yang wajib dilakukan negara atau pemerintah, dalam asas hukum bahwa hukum tertinggi adalah keselamatan rakyat, Salus Populi Suprema Lex Esto," ujarnya.

Menurut Gumarang, keputusan terkait aktivitas sekolah semestinya tidak hanya ditentukan berdasarkan pertimbangan Dinas Pendidikan. 

Ia menyarankan Kadisdik berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, BMKG, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mendapatkan dasar pertimbangan yang kuat.

Dia juga menilai persoalan MBG seharusnya tidak dijadikan alasan untuk mempertahankan sekolah tetap berjalan. 

"Program tersebut memiliki lembaga khusus, yakni Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga mekanisme penyaluran MBG dapat disesuaikan apabila sekolah harus diliburkan akibat kondisi bencana," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya