Berita

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (kiri) bersama Ketua Umum Perempuan Indonesia Maju (PIM), Lana T. Koentjoro (kanan). (Foto: Dok. pribadi)

Politik

Gubernur BI Destry Damayanti Bukan Sekadar Representasi Perempuan

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 18:38 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Destry Damayanti resmi dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026–2031 pada Rabu 2 September 2026. 

Ketua Umum Perempuan Indonesia Maju (PIM), Lana T. Koentjoro menilai, kepercayaan kepada Destry menjadi tonggak penting bagi BI sekaligus sejarah baru bagi kepemimpinan perempuan di Indonesia.

“Beliau bukan figur yang tiba-tiba muncul, tetapi sosok yang sudah sangat panjang berkecimpung di dunia ekonomi, keuangan dan kebijakan publik,” ujar Lana, Rabu, 2 Agustus 2026. 


Menurutnya, pengalaman Destry di berbagai institusi strategis menunjukkan kapasitasnya dalam memahami dinamika ekonomi nasional.

“Pengalamannya lengkap. Beliau pernah berada di dunia akademik, pemerintahan, sektor perbankan, pasar keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan sampai Bank Indonesia,” kata Lana.

Lana menegaskan, terpilihnya Destry sebagai Gubernur BI tidak semata-mata soal keterwakilan perempuan, melainkan pengakuan terhadap kompetensi dan kemampuan memimpin.

“Kepemimpinan perempuan bukan lagi sebatas representasi, tetapi harus berbicara tentang kompetensi, kapasitas dan kemampuan mengambil keputusan. Ibu Destry telah menunjukkan itu melalui perjalanan kariernya,” kata Lana.

Destry merupakan perempuan pertama yang secara definitif dipercaya memimpin bank sentral Indonesia. Sebelum dilantik, ia telah menjalani proses pencalonan dan persetujuan sesuai mekanisme yang berlaku.

Lana berharap kepemimpinan Destry dapat semakin memperkuat akses masyarakat terhadap edukasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi perempuan dan pelaku UMKM.

“Kami berharap kepemimpinan Ibu Destry dapat semakin memperkuat ekonomi yang inklusif. Perempuan harus semakin mudah mendapatkan akses terhadap informasi, teknologi keuangan, pembiayaan dan berbagai peluang ekonomi,” pungkas Lana.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya