Berita

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin menampilkan sketsa wajah terduga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan Bambang Setiyawan (60) meninggal dunia. (Foto: Istimewa)

Presisi

Polisi Pamerkan Dua Sketsa Terduga Pelaku Pengeroyokan Bambang Setiyawan

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 15:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menyebarkan dua sketsa wajah terduga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan pedagang cermin bernama Bambang Setiyawan (60) meninggal dunia pasca aksi unjuk rasa di Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis 27 Agustus 2026.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin mengatakan, sketsa tersebut dibuat berdasarkan dari keterangan para saksi yang kemudian dicocokkan dengan hasil analisis digital.

Hasil analisis digital diambil dari rekaman CCTV dan video di sekitar lokasi kejadian.


β€œ(Sketsa wajah) berdasarkan keterangan saksi, didukung dengan petunjuk-petunjuk lain, selanjutnya penyidik melakukan persesuaian antara keterangan saksi dan hasil analisa digital,” kata Iman di Mapolda Metro Jaya, Rabu 2 September 2026.

Sketsa pertama menggambarkan seorang pria yang kira-kira berusia 30-40 tahun dengan wajah oval, alis tipis, bibir tebal, hidung pendek, serta memiliki bola mata berwarna hitam.

Ciri-ciri kulit pria itu berwarna cokelat, dan memakai topi. 

β€œIni hasil dari sketsa wajah dan keterangan dari para saksi maupun analisa digital,” kata Iman.

Kemudian, sketsa kedua menampilkan pria dengan usia sekitar 30-40 tahun dan memiliki ciri-ciri wajah fisiknya wajah kotak, hidung pesek, bibir bawah tebal, serta memiliki kumis dan janggut.

Saat ini polisi masih memburu kedua terduga pelaku tersebut.

Dua orang tersebut disangkakan dengan Pasal 262 Ayat 4 dan atau Pasal 466 Ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan yang menyebabkan luka atau meninggal dunia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya