Berita

Menteri Luar Negeri Peru Carlos Espá (Foto: X)

Dunia

Peru Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 14:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Peru memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada Selasa, 2 September 2026. 

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kecaman terhadap kebijakan Teheran yang dinilai memperburuk konflik di Timur Tengah, membatasi pelayaran melalui Selat Hormuz, hingga menghambat inspeksi nuklir internasional.

“Pemerintah Republik Peru telah memutuskan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Republik Islam Iran,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Peru di akun X resmi.


Pemerintah Peru menyebut sejumlah persoalan, mulai dari penindasan terhadap aksi protes damai, pembatasan kebebasan pers, diskriminasi terhadap perempuan dan anak perempuan, hingga penganiayaan terhadap lawan politik.

Selain persoalan demokrasi, Peru mengecam pembatasan dan gangguan perdagangan internasional melalui Selat Hormuz sejak Maret 2026. 

Menurut Lima, tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip kebebasan navigasi, sekaligus mengancam keselamatan pelayaran, harga energi, dan stabilitas rantai pasok global.

“Pemerintah Peru memandang dengan keprihatinan mendalam pembatasan ketat yang diberlakukan oleh rezim Iran, serta gangguan perdagangan internasional melalui Selat Hormuz sejak Maret 2026," kara Kemlu Peru.

Negara itu juga mengecam eskalasi konflik di Timur Tengah serta dugaan penghambatan terhadap pekerjaan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dalam melakukan inspeksi fasilitas nuklir Iran. 

Meski memutus hubungan diplomatik, Peru tetap mempertahankan hubungan konsuler guna melindungi warga negara dan kepentingan kedua pihak. 

Keputusan tersebut disampaikan kepada Teheran melalui Kedutaan Besar Iran di Ekuador yang juga menangani hubungan dengan Peru. Hingga kini, otoritas Iran belum memberikan tanggapan atas keputusan Lima.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya