Berita

Ilustrasi Sapi. (Foto: Bakom RI)

Bisnis

Indonesia Impor Sapi Hidup Australia 92.700 Ton, Nilainya Tembus Rp5,87 Triliun

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 14:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indonesia masih mengandalkan Australia sebagai sumber utama impor sapi hidup sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), volume impor sapi hidup selama periode tersebut mencapai 92,7 ribu ton dengan nilai mencapai 331 juta Dolar AS atau sekitar Rp5,87 triliun.

"Impor sapi hidup sepanjang Januari sampai dengan Juli tahun 2026 ya, volumenya itu 92,7 ribu ton, nilainya itu 331 juta Dolar AS dan negara asalnya seluruhnya dari Australia," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dikutip Rabu, 2 September 2026.


Selain sapi hidup, Indonesia juga masih mengimpor daging jenis lembu. BPS mencatat volume impor komoditas tersebut mencapai 85,1 ribu ton dengan nilai 373,3 juta Dolar AS sepanjang Januari-Juli 2026.

Ateng menyebut daging tersebut diimpor dari Australia, India dan Brasil, untuk memenuhi kebutuhan pasokan di Indonesia.

"Ada tiga negara asalnya untuk yang impor daging jenis lembunya. Yang pertama dari Australia, kemudian dari India, dan juga dari Brazil," tandasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya